unique visitors counter
⌂ Beranda News Aturan Visa Baru Jepang Paksa Pengusaha Asing Tinggalkan Negeri Sakura

Aturan Visa Baru Jepang Paksa Pengusaha Asing Tinggalkan Negeri Sakura

Aturan Visa Baru Jepang Paksa Pengusaha Asing Tinggalkan Negeri Sakura
Ilustrasi: Aturan Visa Baru Jepang Paksa Pengusaha Asing Tinggalkan Negeri Sakura
A A Ukuran Teks16px

Di sebuah restoran kecil di Tokyo, Budhathoki Samjhana, warga Nepal berusia 38 tahun, menghadapi kenyataan pahit.

Bisnis yang ia bangun dari nol mungkin harus ia tinggalkan karena Jepang memperketat aturan visa.

>>> Tarif Listrik Juli 2026 Tidak Naik, Ini Rincian Harga per kWh PLN

Aturan baru untuk visa manajer bisnis diperkenalkan oleh Partai Demokrat Liberal yang berkuasa pada akhir 2025.

Hal ini terjadi di tengah meningkatnya penolakan terhadap imigrasi, meskipun Jepang memiliki populasi yang menua dan kekurangan tenaga kerja.

Budhathoki menghabiskan sepuluh tahun jauh dari putrinya untuk membangun kehidupan baru di Tokyo. Kini ia terancam dideportasi karena mungkin tidak dapat memenuhi persyaratan baru.

in2

"Saya selalu ingin menjadi jembatan antara Jepang dan Nepal...

tapi mimpi saya hancur," kata Budhathoki kepada AFP dari distrik Okubo, Tokyo, tempat restorannya berada di antara kafe Vietnam, rumah kari India, dan restoran Korea.

Kenaikan Modal dan Persyaratan Baru

Pemerintah Perdana Menteri Sanae Takaichi mengumumkan kenaikan tajam biaya visa untuk beberapa turis untuk pertama kalinya dalam hampir 50 tahun.

Biaya visa masuk tunggal dan ganda naik lima kali lipat.

Pemegang visa manajer bisnis memiliki masa tenggang tiga tahun untuk memenuhi persyaratan baru.

Namun, beberapa bisnis yang berkembang pesat, termasuk banyak restoran populer di Okubo, khawatir tidak akan mampu memenuhinya.

"Masalah terbesar adalah kenaikan persyaratan modal menjadi 30 juta yen (sekitar $185.000) dari 5 juta yen ($30.000)," kata Budhathoki.

"Itu tidak mungkin."

Budhathoki datang ke Jepang sebagai pelajar pada 2016 dan menabung selama bertahun-tahun untuk membuka restoran pertamanya pada 2023.

Setelah membuka restoran ketiganya pada Januari, ia akhirnya membawa putrinya yang berusia 14 tahun dari Nepal setelah sepuluh tahun berpisah.

R
Tim Redaksi
Penulis: Retno Widyawati
📰 Update Terbaru