unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Produsen Timur Tengah Putus Asa, Minyak Mentah Sulit Laku
News

Produsen Timur Tengah Putus Asa, Minyak Mentah Sulit Laku

Tangki penyimpanan minyak di Timur Tengah
Produsen Timur Tengah Putus Asa, Minyak Mentah Sulit Laku
A A Ukuran Teks16px

Produsen minyak Timur Tengah mengalami kesulitan menjual minyak mentah yang telah mereka timbun selama konflik Teluk Persia baru-baru ini.

Hal ini diungkapkan oleh CEO TotalEnergies SE, Patrick Pouyanné.

Menurut Pouyanné, persediaan bensin dan solar tetap terbatas akibat kekhawatiran pengiriman.

Akibatnya, harga bensin dan solar masih diperdagangkan seolah-olah harga minyak mentah berada di kisaran US$95 hingga US$100 per barel.

Pouyanné menyampaikan pernyataan tersebut dalam konferensi Rencontres Economiques di Aix-en-Provence. Ia menambahkan bahwa pasar membutuhkan waktu tiga hingga empat bulan untuk kembali seimbang.

Sementara itu, harga minyak mentah Brent pada Jumat diperdagangkan sekitar US$72 per barel.

"Produsen di Timur Tengah telah menumpuk persediaan yang begitu besar, sehingga mereka kini putus asa menjual minyak mereka," kata Pouyanné.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru