Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) mempercepat transformasinya menjadi perusahaan berbasis kecerdasan buatan (AI). Langkah ini ditempuh dengan memperkuat kepemimpinan dan memperluas investasi di ekosistem AI nasional.
Perusahaan mengumumkan Dewan Komisaris telah menyetujui perpanjangan masa jabatan Vikram Sinha sebagai President Director and Chief Executive Officer selama lima tahun ke depan.
>>> Daftar HP OPPO Harga Rp1-2 Jutaan per Juli 2026, Ada yang Support NFC
Keputusan tersebut akan diformalkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) mendatang.
Keputusan ini diambil setelah Indosat mencatat kemajuan signifikan sejak merger pada 2022.
Memasuki fase berikutnya, perusahaan akan mempercepat implementasi strategi AI North Star yang menjadi arah utama transformasi bisnis.
Strategi tersebut mencakup penguatan pengalaman pelanggan, pembangunan ekosistem sovereign AI Indonesia, hingga penciptaan pertumbuhan jangka panjang.
Dukungan Dewan Komisaris
President Commissioner Indosat Ooredoo Hutchison, Nezar Patria, menilai transformasi perusahaan selama beberapa tahun terakhir menjadi bukti bahwa strategi jangka panjang mampu menghasilkan pertumbuhan berkelanjutan.
"Indosat telah membuktikan bahwa visi yang jelas, eksekusi yang disiplin, dan kepemimpinan yang konsisten akan menghasilkan nilai yang terus bertumbuh dari waktu ke waktu," ujar Nezar Patria dalam keterangan resminya, Selasa (7/7/2026).
>>> Huawei Siapkan Dua Ponsel Lipat Baru Tahun Ini, Satu Model Lagi Tahun Depan
Ia mengatakan, Dewan Komisaris tetap menaruh kepercayaan kepada Vikram Sinha untuk memimpin fase transformasi berikutnya yang berfokus pada pengembangan AI nasional.
"Persetujuan Dewan Komisaris untuk memperpanjang masa jabatannya sebagai President Director and Chief Executive Officer selama lima tahun ke depan mencerminkan keyakinan kami terhadap kepemimpinannya," jelasnya.
Selain memperpanjang masa jabatan CEO, Dewan Komisaris juga memberikan dukungan terhadap target perusahaan untuk menggandakan EBITDA sebagai bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang.
AI Jadi Mesin Pertumbuhan Baru
Berbeda dengan transformasi digital pada umumnya, Indosat kini menempatkan AI sebagai inti operasional perusahaan.
Teknologi tersebut telah diterapkan untuk meningkatkan keandalan jaringan, efisiensi belanja modal, produktivitas operasional, hingga layanan yang lebih personal melalui AI-powered hyper-personalization.
>>> Timex Luncurkan Jam Tangan Retro 1981 Reissue dengan Dial Biru Es
Transformasi ini juga menandai perubahan identitas Indosat dari operator telekomunikasi menjadi AI TechCo. Perusahaan memperluas bisnis ke layanan cloud, keamanan siber, GPU Cloud, dan infrastruktur AI yang mendukung kebutuhan komputasi nasional.
