Andy Burnham resmi menjadi Perdana Menteri Inggris setelah bertemu Raja Charles III di Istana Buckingham pada Senin (20/7).
Dalam pidato perdananya di depan 10 Downing Street, Burnham berjanji untuk mengakhiri tunawisma dan memperbaiki sistem yang dinilai salah arah sejak 1980-an.
>>> Pasar Bullish Memandang BBRI, JPMorgan Sematkan Overweight
Burnham adalah perdana menteri ketujuh Inggris sejak 2016. Ia menggantikan Keir Starmer yang mengundurkan diri setelah tekanan dari partainya sendiri.
Proses Serah Terima Kekuasaan
Upacara 'kissing hands' menandai peralihan kekuasaan secara resmi. Istana Buckingham merilis foto jabat tangan antara Raja Charles III dan Burnham.
Starmer menyampaikan pidato perpisahan singkat di luar 10 Downing Street, mengatakan 'pekerjaan saya selesai' dan Inggris kini 'lebih kuat dan adil' dibanding dua tahun lalu.
Ia kemudian menuju Istana Buckingham untuk menyerahkan pengunduran dirinya kepada raja, yang diterima dengan baik.
Janji dan Tantangan Burnham
Burnham, mantan Wali Kota Greater Manchester, berjanji membuat politik 'tidak terlalu beracun', meningkatkan taraf hidup, dan 'mengembalikan harapan yang hilang'.
>>> Aliran Masuk Dana Asing Berlanjut, IHSG Kembali Menguat
Ia mengatakan akan membangun politik baru karena negara 'sangat membutuhkannya'.
Pengamat menilai keberhasilan Burnham bergantung pada kemampuannya mendorong pertumbuhan ekonomi yang signifikan.
Perhatian kini tertuju pada susunan kabinet yang akan diumumkan Burnham, terutama posisi Menteri Keuangan, Menteri Luar Negeri, dan Menteri Dalam Negeri.
Burnham diprediksi akan melakukan perubahan besar pada tim inti Starmer.
>>> Penjelasan Ending The Odyssey: Calypso, Travis Scott, dan Post Credit Scene
Dalam pidato pertamanya sebagai pemimpin Partai Buruh, Burnham memuji pencapaian Starmer dan mengatakan akan 'membangun di atas fondasi yang telah diletakkan'.
