Final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina berakhir dengan kemenangan Spanyol 1-0 melalui gol Ferran Torres pada menit ke-106 babak tambahan waktu.
Pertandingan yang digelar di New York New Jersey Stadium pada Minggu, 19 Juli 2026 waktu setempat itu berlangsung dalam tensi tinggi.
>>> Ekspansi Kedai Kopi Dorong Beban Operasional FORE Naik, Kas Menyusut
Namun, perhatian justru beralih ke keributan yang terjadi setelah laga usai. Salah satu insiden melibatkan gelandang Spanyol, Rodri, dengan bek Argentina, Nahuel Molina.
Kronologi Keributan Rodri dan Molina
Dari rekaman yang beredar, Molina terlihat melakukan kontak fisik terhadap Rodri saat pemain Spanyol itu hendak merayakan kemenangan.
Beberapa laporan menyebut kontak tersebut berupa pukulan atau ayunan siku. Detail gerakan masih perlu dikonfirmasi dari berbagai sudut rekaman.
Rodri kemudian menghampiri Molina dan terjadi adu mulut sebelum pemain lain memisahkan keduanya.
Percakapan Rodri dan Otamendi Diduga Jadi Pemicu
Sebelum insiden dengan Molina, Rodri lebih dulu terlibat percakapan tegang dengan Nicolás Otamendi.
>>> Prabowo: S&P Nilai Pembentukan PT DSI Langkah Tepat
Dalam rekaman siaran, Otamendi terdengar menyinggung komentar soal keputusan wasit yang menjadi perbincangan sebelum final.
“Mulai bicara lebih sedikit, bodoh. Kalian menangis sepanjang pekan.
Kamu dan Laporte, kalian berdua,” kata Otamendi.
Rodri merespons, “Saya menghormati Anda.”
>>> Kebakaran Lumat Toko Aksesoris Motor di Bogor, Dipicu Korsleting Listrik
Percakapan itu diduga terkait komentar Aymeric Laporte sebelumnya tentang keputusan wasit. Namun, Rodri sendiri tidak diketahui secara terbuka menyampaikan pernyataan serupa.
