Pasar saham Amerika Serikat menguat seiring meredanya ketegangan di Timur Tengah. Kondisi ini memicu penurunan harga minyak dan meredakan kekhawatiran inflasi.
Indeks S&P 500 naik 1,5% hingga mendekati rekor tertinggi. Kinerja ini didorong oleh kembalinya selera risiko investor.
>>> Wall Street Mendekati Rekor Tertinggi, S&P 500 Naik 1,5%
Saham perusahaan-perusahaan raksasa mencatatkan kinerja terbaiknya sejak Maret. Nilai pasar Amazon.
com Inc. bahkan melampaui US$3 triliun.
>>> Purbaya: Usulan Tambahan Anggaran K/L Rp984 T Tak Semua Dipenuhi
Minyak mentah AS ditutup di sekitar US$80. Sementara itu, imbal hasil obligasi pemerintah AS turun setelah volatilitas yang intens pekan lalu.
Isyarat Positif dari Iran
Iran mengisyaratkan bahwa negosiasi untuk memperlancar lalu lintas kapal melalui Selat Hormuz menunjukkan kemajuan.
>>> Program NGEBUT PLN Jakarta, Pengguna PLN Mobile Tembus 4,8 Juta
Hal ini terjadi setelah Presiden AS Donald Trump membatalkan apa yang ia sebut sebagai serangan besar-besaran terhadap Republik Islam Iran.
