Proses merger Paramount Skydance terhadap Warner Bros. Discovery (WBD) kini resmi mendapat dukungan dari industri film di Eropa dan Inggris.
Meski begitu, merger ini masih menghadapi gugatan antimonopoli di Amerika Serikat.
>>> KPop Demon Hunters Tembus Top 5 Netflix di Pekan ke-59
Lampu Hijau dari Inggris dan Komisi Eropa
Pada Kamis (6/8), Competition and Markets Authority (CMA) Inggris menyatakan merger tersebut tidak akan berdampak signifikan terhadap persaingan dalam distribusi film bioskop, saluran TV anak-anak linear, dan penyediaan layanan VOD berlangganan di Inggris.
Keputusan ini datang setelah pada Juli 2026, Komisi Eropa juga menyatakan hal serupa.
Komisi Eropa menilai merger tidak akan merugikan persaingan karena masih terdapat cukup banyak pesaing, baik secara global maupun lokal.
Lobi David Ellison
Variety pada Kamis (6/8) mengatakan, dukungan Benua Biru ini merupakan hasil dari kampanye lobi ekstensif yang dilakukan pimpinan Paramount Skydance, David Ellison, sejak Januari.
Ellison bertemu dengan para pemimpin politik, pembuat kebijakan, dan pelaku industri senior, termasuk Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Menteri Kebudayaan Inggris Lisa Nandy.
Ia juga menegaskan komitmennya terhadap pengalaman menonton di bioskop.
Ellison meyakinkan mereka bahwa perusahaan media tradisional seperti Paramount dan Warner Bros. perlu bersatu untuk bersaing dengan layanan streaming global.
Upaya pendekatan tersebut tampaknya membantu Ellison memenangkan dukungan tokoh-tokoh berpengaruh, yang beberapa di antaranya kemudian secara terbuka mendukung merger.
Dukungan dari Pelaku Industri Bioskop
"Kami menyambut baik keputusan hari ini dari Otoritas Persaingan dan Pasar Inggris yang menyetujui usulan akuisisi Warner Bros.
Discovery oleh Paramount Skydance," ujar pendiri sekaligus CEO jaringan bioskop terbesar di Eropa, Vue Entertainment, Tim Richards.
