unique visitors counter
⌂ Beranda News Telkom Rampungkan Spin-Off InfraCo Tahap 2, InfraNexia Jadi Pilar Bisnis Wholesale Connectivity

Telkom Rampungkan Spin-Off InfraCo Tahap 2, InfraNexia Jadi Pilar Bisnis Wholesale Connectivity

Telkom Rampungkan Spin-Off InfraCo Tahap 2, InfraNexia Jadi Pilar Bisnis Wholesale Connectivity
Ilustrasi: Telkom Rampungkan Spin-Off InfraCo Tahap 2, InfraNexia Jadi Pilar Bisnis Wholesale Connectivity
A A Ukuran Teks16px

PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia), anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), semakin memperkuat posisinya sebagai penyedia infrastruktur digital wholesale yang netral dan andal.

Hal ini menyusul rampungnya Spin-Off InfraCo Tahap 2 dengan nilai transaksi mencapai Rp49,9 triliun.

>>> Gedung Putih Bantah Trump Tekan Gubernur The Fed soal Suku Bunga

Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, menyatakan bahwa Spin-Off InfraCo Tahap 2 menjadi tonggak penting dalam mempercepat transformasi bisnis TelkomGroup.

Langkah ini juga selaras dengan inisiatif Danantara Asset Management dalam mengonsolidasikan aset BUMN.

Melalui spin-off ini, Telkom berupaya mempertajam fokus pengelolaan aset infrastruktur digital agar lebih lincah dalam menangkap peluang pasar.

Perusahaan juga ingin memperluas kolaborasi serta menciptakan nilai jangka panjang.

Akselerasi Strategi TLKM 30

TelkomGroup juga mendorong akselerasi strategi TLKM 30, khususnya pilar unlock value.

Percepatan monetisasi aset infrastruktur bernilai tinggi seperti data center, tower, dan jaringan fiber diharapkan mampu menciptakan sumber pertumbuhan baru.

Dian menambahkan, spin-off ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat InfraNexia sebagai mesin pertumbuhan baru.

>>> Bank Sentral Tambah Stok Emas, Harga Emas Antam Ikut Naik

Hal ini akan meningkatkan kapabilitas layanan infrastruktur, mengoptimalkan efisiensi bisnis, serta membuka peluang kemitraan strategis.

Setelah proses pengalihan portofolio bisnis dan aset selesai, InfraNexia akan memiliki lebih dari 90 persen total aset infrastruktur jaringan yang sebelumnya dimiliki Telkom.

Aset tersebut mencakup jaringan akses hingga core backbone serta infrastruktur pendukung lainnya.

Secara keseluruhan, InfraNexia akan mengelola sekitar 112.000 km jaringan fiber optik, termasuk 26.000 km Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) domestik yang terbentang di seluruh Indonesia.

Jumlah ini hampir setara tiga kali keliling bumi.

Dengan kepemilikan aset ini, InfraNexia akan memperkuat perannya sebagai penyedia layanan wholesale connectivity yang berfokus pada pengembangan infrastruktur konektivitas digital nasional.

>>> Jadwal One Way Puncak Bogor Hari Ini 8 Agustus 2026, Cek Aturan Ganjil Genap

Dian optimistis langkah ini menghadirkan layanan yang lebih cepat, andal, dan berkualitas.

R
Tim Redaksi
Penulis: Retno Widyawati
📰 Update Terbaru
stikibot