Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak proposal yang diajukan mediator yang didukung AS untuk melucuti senjata Hamas.
Penolakan itu disampaikan dalam rapat kabinet mingguan pada Minggu, menurut terjemahan resmi.
>>> Inflasi China Melandai, Tekanan Harga Minyak Mulai Reda
"Israel tidak menerima dokumen 15 poin tersebut," kata Netanyahu.
Dalam pernyataan aslinya, dia menggunakan kata kerja dalam bahasa Ibrani yang dapat dipahami sebagai "Israel menolak" atau "mengesampingkan."
Netanyahu menegaskan, "IDF tidak akan melakukan penarikan apa pun sampai Hamas benar-benar dilucuti, dan IDF akan terus menggagalkan ancaman terhadap pasukan dan warga kami."
>>> Turki Kembali Izinkan Kapal Melintasi Selat Menuju Laut Hitam
Pernyataan itu merujuk pada Pasukan Pertahanan Israel (IDF).
Netanyahu merespons "peta jalan" yang diterbitkan pada 30 Juli oleh Board of Peace, konsorsium internasional yang dibentuk untuk menjalankan visi pascaperang Presiden AS Donald Trump bagi wilayah Palestina.
>>> PLN Kawal Pasokan Listrik Andal saat Chelsea Taklukkan AC Milan 3-0 di GBK
Trump menyebut peta jalan itu sebagai "kesepakatan bersejarah" dan "tonggak penting."
