NASA merilis foto terbaru yang menunjukkan kawah di Bulan akibat tabrakan roket SpaceX. Gambar diambil oleh pesawat ruang angkasa Lunar Reconnaissance Orbiter (LRO) yang mengorbit Bulan.
Foto sebelum dan sesudah dampak dirilis pada Selasa (18/8).
>>> Kejari Pandeglang Musnahkan 850.200 Batang Rokok Ilegal dari 41 Perkara
Roket Falcon atas menabrak Bulan pada 5 Agustus dengan kecepatan 8.700 km per jam setelah melayang di luar angkasa selama lebih dari setahun.
Roket tersebut meluncurkan sepasang pendarat bulan swasta dengan eksperimen dan rover kecil pada 2025 sebagai bagian dari upaya NASA untuk mengkomersialkan eksplorasi bulan.
Detail Kawah dan Analisis
Berdasarkan foto baru dari LRO, kawah segar itu tampak berdiameter 18 meter dan kedalaman kurang dari 3 meter.
Garis gelap dan terang terlihat jelas memancar seperti sayap kupu-kupu dari kawah.
Garis gelap mewakili material galian yang dekat permukaan dan dibentuk oleh angin matahari, sinar kosmik, dan hujan mikrometeorit selama jutaan tahun.
>>> 52 Pernikahan Anak di Tangerang Sepanjang 2026, Didominasi Usia 18 Tahun
Sinar terang menunjukkan batuan dan tanah segar yang terlempar dari kedalaman.
Pesawat ruang angkasa memotret kawah seminggu setelah tabrakan dari ketinggian 96 kilometer, sambil melaju satu mil per detik.
Pengendali penerbangan harus memiringkan pesawat agar kamera mengarah ke lokasi tumbukan.
Orbiter menyelesaikan orbit kutub bulan setiap dua jam, saat Bulan berputar di bawahnya. Butuh enam hari sebelum lokasi kecelakaan terlihat.
Wahana Danuri Korea Selatan adalah yang pertama mengirim foto.
>>> Polisi Paksa Mobil Komando Demonstran Putar Balik di Jalan Menuju Bundaran HI
Lunar Reconnaissance Orbiter telah mengorbit Bulan sejak 2009, menjadi mata dekat NASA saat badan antariksa itu berupaya mengembalikan astronaut ke permukaan Bulan.

