unique visitors counter
⌂ Beranda News Presiden Iran: Saatnya Akhiri Perang dengan AS dari Posisi Kuat
News

Presiden Iran: Saatnya Akhiri Perang dengan AS dari Posisi Kuat

Presiden Iran: Saatnya Akhiri Perang dengan AS dari Posisi Kuat
Presiden Iran: Saatnya Akhiri Perang dengan AS dari Posisi Kuat
A A Ukuran Teks16px

Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan pada Jumat bahwa sudah waktunya mengakhiri perang Timur Tengah yang telah berlangsung berbulan-bulan dengan Amerika Serikat karena Teheran berada di posisi kuat atas Washington.

Pernyataan itu disampaikan dalam pertemuan dengan para dokter, seperti dilansir kantor kepresidenan Iran.

>>> KRL Bogor Kembali Normal Usai Tawuran di Pasar Minggu, Sempat Terlambat

Pezeshkian menegaskan, "Lebih baik kita mengakhiri perang sekarang karena kita berada di posisi kekuatan dan martabat."

Ia menambahkan bahwa seluruh dunia mengakui kemenangan Iran dan menekankan bahwa Amerika telah menyerang sekolah, rumah sakit, dan infrastruktur Iran dengan melanggar semua aturan, sehingga dibenci dunia.

Komentar ini muncul setelah Kementerian Luar Negeri Iran menuduh AS melakukan "terorisme ekonomi" dan "kejahatan terhadap kemanusiaan" setelah Washington mengumumkan akan meningkatkan sanksi untuk menekan Teheran.

Dalam pernyataan yang disiarkan media pemerintah, Iran menyatakan bahwa "para pelaku dan penghasut sanksi ini layak diadili dan dihukum karena melakukan kejahatan keji tersebut."

Ancaman Sanksi Ekonomi AS

Menteri Keuangan AS Scott Bessent pada Kamis berjanji akan "meruntuhkan" rezim Iran dengan kampanye yang diancamnya, hampir enam bulan sejak perang dimulai.

Pernyataan itu menggarisbawahi pergeseran pemerintahan Trump ke tekanan ekonomi, bukan militer, terhadap Teheran seiring perang yang tidak populer terus berlanjut.

China juga mengkritik rencana ekonomi AS, dengan mengatakan bahwa "sanksi dan tekanan" tidak akan menyelesaikan konflik Timur Tengah.

>>> Ebola di Kongo Meluas Eksponensial, Korban Tewas Tembus 2.500 Orang

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian mengatakan pada Jumat bahwa "sanksi dan tekanan tidak akan membantu menyelesaikan masalah."

Ia menambahkan, "China menyerukan semua pihak terkait untuk mengambil langkah bertanggung jawab dan menyelesaikan masalah melalui cara politik dan diplomatik."

📰 Update Terbaru
stikibot