Ukraina meluncurkan lebih dari 400 drone ke arah Moskow pada Selasa (7/7/2026), menurut Wali Kota Moskow Sergei Sobyanin.
Serangan ini terjadi menjelang KTT NATO yang krusial di Ankara, Turki.
>>> Pelaku Jambret Turis Prancis di Kota Tua Ditangkap saat Diduga Masih Berburu Korban Lain
Sobyanin menyatakan bahwa lebih dari 430 drone terbang menuju wilayah Moskow sejak Senin malam hingga pukul 06.00 waktu setempat.
Sebagian besar drone berhasil dinetralisir oleh pertahanan udara di jarak jauh.
Sebanyak 36 drone musuh dihancurkan saat mendekati Moskow.
Sementara itu, Penjabat Gubernur Wilayah Belgorod, Aleksandr Shuvaev, melaporkan beberapa serangan rudal Ukraina menargetkan kota Belgorod dan sekitarnya.
Shuvaev mengatakan bahwa seorang warga sipil tewas di desa Belovskoye akibat serangan rudal pertama.
Serangan ini terjadi setelah Rusia menewaskan 30 orang di Ukraina pada Senin, sehari sebelum KTT NATO.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mendesak sekutu untuk mengambil keputusan tegas di KTT Ankara. Ia menekankan pentingnya dukungan pertahanan udara dari Amerika Serikat dan mitra Eropa.
KTT NATO 2026 berlangsung pada 7-8 Juli di Ankara, dengan fokus memperkuat produksi industri pertahanan dan mengamankan bantuan militer jangka panjang untuk Ukraina.
>>> BMKG Ungkap Penyebab Gelombang Panas Ekstrem di Eropa
Rusia dan Ukraina telah meningkatkan serangan jarak jauh dalam beberapa bulan terakhir.
