Contoh paling jelas adalah "Yeongkeukeu," singkatan dari "Young Creator Crew" yang disingkat YCC. Frasa ini muncul dalam lirik dan menjadi semacam meme serta identitas CORTIS.
Kritikus musik Kim Sang-hwa mengatakan frasa itu sangat cocok dengan grup tersebut, memperkuat kesan bahwa anggotanya menikmati kebebasan kreatif lebih besar dibanding grup lain.
Sejak debut, CORTIS aktif mempromosikan orisinalitas anggota.
Mereka berpartisipasi menulis lirik dan merancang konsep video musik, dipimpin oleh leader Martin yang pernah menulis lagu untuk ILLIT.
Pendekatan ini kontras dengan cara produksi album K-Pop pada umumnya, yang lebih banyak diarahkan oleh divisi artis dan repertoar agensi.
Anggota CORTIS sudah mempersiapkan peran itu jauh sebelum debut. Mereka menghabiskan tiga bulan di Los Angeles mengikuti kamp penulisan lagu, berkolaborasi dengan musisi lain.
Di sana mereka menyempurnakan "What You Want," lagu debut mereka dua tahun kemudian. Seorang pejabat BigHit Music mengatakan keputusan mengikuti kamp itu atas permintaan anggota sendiri.
>>> 5 HP Snapdragon 8s Gen 4 Terbaik 2026, Performa Flagship Harga Terjangkau
Melanggar Aturan sebagai Konten
Pendekatan berbeda CORTIS juga terlihat dari cara anggota ditampilkan.
Video seperti "Early Morning Outing" dan "Early Morning Escape" menunjukkan mereka dengan riang menggunakan kartu kredit perusahaan dan kabur dari asrama.
Selama bertahun-tahun, anggota idol yang diam-diam keluar malam akan dianggap pelanggaran serius. CORTIS justru menjadikannya konten yang menghibur.
Rekaman lain menunjukkan mereka di studio rekaman berdiskusi tentang pengiriman vokal atau di mana rap harus masuk, serta spontan mengajukan ide di lokasi syuting video musik.
Seorang penulis lagu internasional yang bekerja dengan CORTIS mengatakan anggota mendekati penulisan lagu lebih seperti pesta daripada tugas.
