>>> Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Singapura Malam Ini Jam 20.00 WIB
"Kami tidak bisa mendekat atau masuk," katanya. "Sama seperti kami yang terusir di jalan-jalan, lebah juga terusir di atap-atap."
Harapan di Tengah Penderitaan
Perang dahsyat di Gaza dipicu oleh serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 terhadap Israel, yang mengakibatkan 1.221 orang tewas, menurut penghitungan AFP berdasarkan angka resmi Israel.
Kampanye militer balasan Israel di Gaza telah menewaskan lebih dari 73.300 orang, menurut kementerian kesehatan wilayah itu, yang beroperasi di bawah otoritas Hamas dan angka-angkanya dianggap dapat diandalkan oleh PBB.
Meskipun gencatan senjata berlaku sejak Oktober, pertumpahan darah terus berlanjut di wilayah kecil itu, dengan militer Israel terus menargetkan warga Palestina yang mereka sebut militan.
Israel mengatakan kini menguasai lebih dari 60 persen Jalur Gaza, naik dari sekitar setengah saat gencatan senjata mulai berlaku.
Situasi kemanusiaan juga tetap memprihatinkan, dengan ratusan ribu orang tinggal di tenda-tenda dan Israel mengontrol ketat masuknya semua barang ke wilayah itu.
"Kami kekurangan pasokan penting karena mengimpor peralatan perlebahan dari sisi lain tidak diizinkan," kata Al-Dabba kepada AFP, seraya mengatakan ia telah menghubungi organisasi eksternal dan kementerian di Gaza dan Tepi Barat yang diduduki untuk meminta bantuan.
Meskipun menderita dan menghadapi tantangan memindahkan sarangnya ke lingkungan yang asing, Al-Dabba mengatakan ia menemukan "harapan setelah melihat lebah hidup berdampingan dan beradaptasi."
>>> Airsoft Gun vs Senjata Api: Apa Bedanya? Indra Wargadalem Bantah Temuan 995 Senpi
"Lebah sekarang datang dan pergi dan merasa betah," katanya. "Jadi kami berharap harapan, kebaikan, dan hidup dalam damai dan keamanan akan datang, seperti di negara-negara lain."
