Penyebab dan Dampak
Laporan awal menunjukkan gempa bumi di area tersebut dapat menyebabkan bagian bawah gletser runtuh dan memicu banjir.
Survei Geologi AS mengatakan energi seismik berkekuatan 4,4 sebenarnya berasal dari runtuhnya es dan batu glasial, diikuti aliran puing.
Otoritas China mengidentifikasi risiko dari danau yang masih terbendung di Gyirong, di hulu lokasi longsor, yang dapat mempersulit upaya penyelamatan.
>>> Desta Hengkang dari Vindes Corp, Isu Politik dan Komisaris Menguat
Video yang terverifikasi menunjukkan massa air dan puing menyapu puluhan orang di perbatasan Gyirong. Rumah, jalan, dan proyek listrik hanyut di hilir Nepal.
Keshav Prasad Baral, 68 tahun, selamat dan dirawat di rumah sakit. "Itu semburan lumpur besar yang datang langsung ke arah kami," katanya.
"Saat semakin dekat, semakin tinggi. Ketika saya melihatnya masuk ke rumah, saya mencoba meraih tangan istri saya untuk membawanya ke teras.
Tapi dia tersapu lumpur."
Helikopter membawanya ke tempat aman empat jam kemudian. "Istri saya masih di suatu tempat di bawah lumpur," tambahnya.
"Dia sudah pergi."
Korban selamat lainnya menyelamatkan diri dengan berpegangan pada pohon mangga saat menyaksikan rumah tempatnya bekerja hilang.
Sagar Pandey, CEO operator tur Himalaya, mengatakan 15 warga India-Australia yang sedang tur ziarah hilang.
"Tidak ada yang tersisa, semuanya rata," katanya setelah terbang di atas zona tersebut dengan helikopter.
Di daerah terdampak, lumpur setebal beberapa meter menutupi rumah, pohon, dan kendaraan. Helikopter yang membawa korban selamat melintas sepanjang hari.
Studi awal citra satelit Planet Labs menunjukkan tanah longsor es dan batu melepaskan aliran puing di Sungai Lhende, sekitar 20 km timur laut perbatasan Rasuwagadhi Nepal-China.
Gambar televisi menunjukkan rumah runtuh, mobil terapung, dan jembatan logam hanyut. Saksi mata mengatakan air menelan seluruh desa.
"Ada kehancuran di mana-mana," kata Tula Bahadur BK, petugas kesehatan di Rasuwa. "Permukiman di dekat sungai tersapu bersih.
>>> Dishub DKI Siagakan 120 Petugas Antisipasi Macet Akibat Demo 27 Agustus 2026
Lima kerabat saya hilang."