unique visitors counter
⌂ Beranda News Banjir Dahsyat di Nepal dan Tibet Tewaskan 353 Orang, 1.300 Lebih Hilang
News

Banjir Dahsyat di Nepal dan Tibet Tewaskan 353 Orang, 1.300 Lebih Hilang

Banjir Dahsyat di Nepal dan Tibet Tewaskan 353 Orang, 1.300 Lebih Hilang
Banjir Dahsyat di Nepal dan Tibet Tewaskan 353 Orang, 1.300 Lebih Hilang
A A Ukuran Teks16px

>>> Jika RUU Perampasan Aset Gagal, Pimpinan DPR Siap Mundur Bersama

Ia terus memperhatikan setiap helikopter yang mendarat di Bidur, ibu kota distrik Nuwakot, berharap suaminya ada di antara yang selamat.

Menurut Papan Pariwisata Nepal, 517 warga asing termasuk dalam daftar hilang, termasuk 178 orang India, lebih dari 60 orang Amerika, dan lainnya dari 30 negara, mulai dari Ukraina, Inggris, Afrika Selatan, hingga Jepang.

Banyak yang diduga sedang dalam perjalanan ziarah ke Gunung Kailash di Tibet, situs suci bagi umat Hindu, Buddha, dan lainnya.

Guru spiritual India, Sadhguru Jaggi Vasudev, mengungkapkan bahwa 77 orang dari satu kelompok ziarah terjebak di kantor imigrasi di perbatasan saat banjir terjadi.

Kementerian Luar Negeri India melaporkan 288 warganya hilang, termasuk beberapa pekerja proyek listrik.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, mengatakan hampir 100 warga China hilang di Nepal, dan 260 dari yang hilang di Tibet adalah warga asing.

Para ahli menduga longsoran gletser menjadi penyebab utama banjir ini.

Survei Geologi AS awalnya melaporkan gempa berkekuatan 4,4, tetapi kemudian memperbarui analisisnya menjadi longsoran gletser berkekuatan 5,2 yang memicu aliran puing.

Para ahli iklim di Pusat Internasional untuk Pengembangan Gunung Terpadu yang berbasis di Kathmandu mengatakan bahwa longsoran gletser kemungkinan memicu banjir bandang.

Mereka mencatat ketinggian air di Sungai Trishuli naik hingga 9 meter dalam setengah jam.

Bencana ini bukan peristiwa sekali saja; sistem es Himalaya yang semakin tidak stabil mengancam masyarakat, infrastruktur, dan pasokan air di salah satu kawasan terpadat di dunia.

>>> Banjir Bandang Nepal: Bukti Baru Risiko Gletser di Himalaya yang Memanas

Pada Agustus 2025, danau glasial di Tibet meluap karena suhu tinggi, menewaskan sembilan orang dan merusak jembatan penghubung Nepal-China.

📰 Update Terbaru