unique visitors counter
⌂ Beranda Hiburan Memburu Pemangsa: Umay Shahab Jelaskan Makna di Balik Judul Baru
Hiburan

Memburu Pemangsa: Umay Shahab Jelaskan Makna di Balik Judul Baru

Umay Shahab sutradara film Memburu Pemangsa
Memburu Pemangsa: Umay Shahab Jelaskan Makna di Balik Judul Baru
A A Ukuran Teks16px

Sutradara Umay Shahab buka suara mengenai proses kreatif di balik film terbarunya, Memburu Pemangsa.

Ia mengungkapkan alasan di balik perubahan judul dari working title Siksa Sampai Mati menjadi Memburu Pemangsa.

Film yang mengangkat isu penculikan dan kekerasan terhadap anak ini mengikuti empat jurnalis yang mengusut kasus pembunuhan dan penculikan anak.

Mereka menemukan bahwa pelakunya adalah seorang pedofilia yang bekerja sama dengan iblis.

Umay menegaskan bahwa proses riset dilakukan secara mendalam bersama para ahli.

Ia berkomunikasi dengan kriminolog, psikolog anak, dan Komnas Anak untuk memastikan isu yang diangkat tidak menjadi gimmick horor belaka.

"Dalam mengangkat kasus ini pun juga kami pastinya sudah melakukan riset yang mendalam dengan kriminolog, dengan psikolog anak, dengan komnas anak, dan lain-lain," kata Umay kepada CNNIndonesia.

com, Senin (24/8).

Ia menambahkan, "Jadi kayak gimana caranya filmnya tidak hanya quote-on-quote orang berpikirnya menjual sensasi tentang bahwa ini horor dengan gimmick pedofilia gitu.

Padahal ya kita benar-benar 100 persen mengangkat kasus, mengangkat apa yang lagi marak terjadi."

Alasan Memilih Genre Horor

Umay menjelaskan bahwa genre horor dipilih karena dianggap cocok untuk menyampaikan cerita tentang predator anak.

Ia menilai pelaku kejahatan terhadap anak lebih rendah dari iblis, sehingga horor menjadi medium yang tepat.

"Kalau bagi aku pribadi, karena pemangsa anak atau pelaku kekerasan anak, atau specifically pelaku pedofilia itu lebih rendah daripada iblis, atau bahkan kalau di film ini kan pelaku pedofilia yang bekerja sama dengan iblis," tuturnya.

Selain itu, genre horor memiliki basis penonton besar di Indonesia. Umay menyebut horor adalah pilihan nomor satu masyarakat Indonesia, sehingga memudahkan pesan film tersampaikan.

📰 Update Terbaru