"Meskipun saya aktor, baru setelah lewat usia 30 saya ingin membuat film," ujarnya.
Batas antara film dan televisi kini kabur, tetapi di usia 20-an orang bertanya apakah ia hanya mengejar popularitas.
"Sekarang saya rasa saya sudah mencapai usia di mana saya bisa membawa sebuah cerita dan membawa perspektif emosional serta pandangan saya tentang masyarakat ke dalamnya," kata Lee.
Itulah jenis proyek yang kini ia prioritaskan.
Pernikahan dan Perubahan Hidup
Lee enggan memprediksi seperti apa usia 40-annya. Ia percaya perubahan dalam kehidupan pribadinya akan lebih memengaruhi aktingnya daripada rencana karier apa pun.
"Jika saya mulai berkeluarga atau mengalami perubahan besar dalam hidup, saya rasa saya juga akan berubah cukup drastis," katanya.
Menurutnya, perubahan hidup itu akan membentuk kualitas yang ia bawa ke dalam karyanya, bukan perubahan yang sengaja dilakukan sebagai aktor.
Karena itu, sulit diprediksi saat ini.
Ia sama terbukanya soal pernikahan. "Saya rasa pernikahan adalah semacam keajaiban," ujarnya.
Menurut Lee, saat ini perceraian dan orang yang memilih tidak berkencan dibahas sebagai isu sosial.
Melihat hal itu, ia tidak merasa hanya dirinya yang menganggap gagasan pernikahan menakutkan.