unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Arteta Jelaskan Alasan Rice Dapat Libur Dua Hari
News

Arteta Jelaskan Alasan Rice Dapat Libur Dua Hari

Mikel Arteta saat memimpin sesi latihan Arsenal
Arteta Jelaskan Alasan Rice Dapat Libur Dua Hari
A A Ukuran Teks16px

Mikel Arteta membantah anggapan Arsenal terlalu mengandalkan Declan Rice. Manajer asal Spanyol itu menegaskan klub telah meningkatkan pengelolaan kebugaran gelandang berusia 27 tahun tersebut.

Pernyataan itu disampaikan menjelang duel melawan Hull City dalam lanjutan Liga Inggris 2026-2027. Arsenal dijadwalkan menghadapi Hull City pada Sabtu (7/11/2026) pukul 22.30 WIB.

Perhatian terhadap kondisi Rice meningkat setelah ia terlihat kelelahan ketika Arsenal menghadapi Slavia Prague di Liga Champions, Rabu (4/11/2026).

Situasi itu memunculkan pertanyaan mengenai intensitas penampilannya bersama klub.

Rice juga pernah mengalami masalah pada punggung dan hamstring selama Piala Dunia.

Meski rutin tampil di Liga Inggris dan Liga Champions, ia sempat mendapatkan waktu istirahat ketika Arsenal menghadapi Fleetwood dalam ajang Carabao Cup.

Arteta Sebut Rice Dapat Waktu Libur

Arteta menjadikan keputusan mengistirahatkan Rice sebagai bukti bahwa klub memperhatikan kondisi fisik pemainnya. Ia mempertanyakan alasan munculnya kekhawatiran mengenai kebugaran sang gelandang.

"Kekhawatiran?" ujar Arteta.

Ia kemudian mengingatkan bahwa Rice merupakan satu-satunya pemain dalam skuad yang tidak dilibatkan dalam dua pertandingan Carabao Cup.

"Siapa satu-satunya pemain di skuad ini yang tidak diikutsertakan dalam dua pertandingan Carabao Cup? Dia justru berada di rumah dengan waktu libur dua hari.

Itulah bentuk perhatian saya," ujar Arteta.

Arteta juga secara langsung menolak anggapan bahwa Arsenal terlalu sering menurunkan Rice. Ia menyebut pengelolaan aktivitas latihan hingga pemulihan menjadi bagian dari perhatian khusus tim pelatih.

"Tidak benar (bahwa Rice dimainkan secara berlebihan).

Kami justru menjaganya dengan lebih baik dibandingkan musim-musim lainnya, mulai dari cara dia berlatih hingga perhatian penuh yang kami berikan.

Hanya itu," ujar Arteta.

Pelatih asal Spanyol tersebut mengakui tuntutan terhadap pemain Arsenal sangat tinggi. Namun, ia menilai kondisi itu merupakan bagian dari tanggung jawab para pemain yang memperkuat klub.

"Klub sepak bola ini memiliki tuntutan yang tinggi, dan ketika Anda memiliki pemain seperti dia, dan bukan hanya dia, karena ada banyak pemain lain yang bahkan memiliki waktu istirahat lebih sedikit, itulah kenyataannya," ujar Arteta.

Ia meminta para pemain tetap mempertahankan pola pikir profesional dan memusatkan perhatian pada pekerjaan mereka.

Arteta menilai pemikiran yang justru mengalihkan perhatian dari tanggung jawab di lapangan tidak akan membantu tim.

"Pola pikir seperti itulah yang harus dimiliki. Jika Anda mulai memikirkan hal-hal lain, itu justru akan merugikan.

Buang jauh-jauh pikiran tersebut, singkirkan, dan fokuslah sepenuhnya pada apa yang harus dilakukan," ujar Arteta.

Di luar persoalan kebugaran Rice, Arsenal juga mendapat perhatian karena mengirimkan lima pemain ke tim nasional Inggris.

Selain Rice, terdapat Ben White, Ezri Konsa, Myles Lewis-Skelly, dan Eberechi Eze yang masuk dalam daftar pilihan Thomas Tuchel pada Jumat (6/11/2026).

Pemanggilan tersebut menjadikan Arsenal menyumbang seperlima dari total pemain pilihan Tuchel.

Kesempatan bagi White juga menjadi sorotan karena ia kembali masuk skuad Inggris untuk pertama kalinya sejak sebelum Piala Dunia.

Rice sendiri kembali mendapatkan panggilan tim nasional setelah sebelumnya menarik diri dari skuad Inggris pada September.

Arteta mengaku bangga memiliki banyak pemain Inggris di dalam timnya, terutama mereka yang mempunyai ikatan kuat dengan klub sejak kecil.

Menurut Arteta, hubungan emosional dengan klub dapat menjadi bagian penting dari identitas seorang pemain. Ia menilai kedekatan tersebut semakin kuat ketika seorang pemain tumbuh sebagai pendukung Arsenal.

"Ada sesuatu yang harus tertanam di dalam diri, di dalam nadi, dan di dalam akar seseorang," ujar Arteta.

Ia menilai pemain yang berasal dari lingkungan sekitar klub memiliki ikatan tersendiri. Arsenal juga merekrut sejumlah pemain yang telah mendukung klub sejak masa kecil mereka.

"Ketika Anda berasal dari sini, ikatan yang terjalin menjadi sangat kuat.

Kami juga merekrut beberapa pemain yang memang sudah menjadi pendukung Arsenal sejak kecil, dan itu memiliki makna yang jauh lebih mendalam," ujar Arteta.

Arteta kembali menekankan pentingnya keterikatan pribadi terhadap klub. Menurutnya, kecintaan yang tumbuh sejak kecil memberikan dorongan berbeda dibandingkan hubungan yang terbentuk setelah seorang pemain bergabung.

"Anda bisa menjadi sosok seperti itu, dan itu bagus, kami pun memiliki beberapa orang semacam itu, tetapi ketika hal tersebut sudah ada dalam DNA Anda, dampaknya jauh lebih kuat; dan bagi saya, itu sangat, sangat penting," ujar Arteta.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru