Penyaluran Pembiayaan Stabil Berkat Diversifikasi Produk
Di sisi lain, Adira Finance mengklaim penyaluran pembiayaan di wilayah Jabodetabek masih relatif stabil. Hal ini karena ditopang diversifikasi produk pembiayaan.
Pelemahan permintaan pada segmen mobil baru masih bisa ditopang oleh pembiayaan produk lain, seperti mobil bekas dan pinjaman dana.
"Untuk di (pembiayaan) mobil sendiri, secara target kita masih inline. Dalam arti kita masih stabil.
Tidak ada penurunan sama sekali karena multi-product," ujar dia.
Terkait risiko kredit macet, Adira Finance mengaku telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi. Perusahaan memperketat proses seleksi nasabah dan menyiapkan langkah restrukturisasi apabila diperlukan.
"Ke depan kita lebih selektif untuk mengakuisisi customer.
Jadi customer saat ini tidak terlalu gampang untuk mengambil kredit, baik itu mobil baru, mobil bekas ataupun pinjam dana," ujar Sigit.
Perusahaan juga memanfaatkan sistem pengecekan riwayat kredit untuk meminimalkan risiko pembiayaan bermasalah di tengah ketidakpastian ekonomi.
Sigit menambahkan bahwa kenaikan dolar AS berdampak pada biaya bahan baku dan komponen kendaraan, yang kemudian mempengaruhi minat konsumen untuk mengambil kredit mobil baru.
>>> Pasar Tenaga Kerja China Stabil pada April, Tingkat Pengangguran Turun
Meskipun harga OTR belum berubah, tekanan dari sisi biaya diperkirakan akan berlanjut.