Yayasan Ronald McDonald House Charities (RMHC) mengajak komunitas untuk berkontribusi menyediakan fasilitas rumah singgah bagi keluarga pasien anak pejuang penyakit kronis di berbagai daerah.
Ketua Yayasan RMHC Caroline Djajadiningrat mengatakan rumah singgah bukan sekadar tempat tinggal sementara, tetapi ruang pemulihan yang menghadirkan rasa nyaman dan suasana hangat seperti di rumah.
>>> Integrasi CCTV di Jakarta Diyakini Perkuat Keamanan Ibu Kota
“Kami ingin anak-anak tetap dapat bermain, belajar, dan merasakan kehadiran keluarga di sisi mereka karena hal tersebut sangat penting untuk menjaga kondisi emosional anak selama pengobatan,” kata Caroline dalam keterangan pers, Senin (18/5/2026).
Rumah singgah dihadirkan agar keluarga pasien dari luar kota dapat menempati satu kamar pribadi yang nyaman dan gratis dekat dengan rumah sakit selama masa pengobatan anak.
Sementara ruang tunggu keluarga menjadi tempat istirahat di dalam lingkungan rumah sakit sehingga meringankan beban keluarga di tengah panjangnya waktu tunggu dan jadwal perawatan.
Fasilitas ini menjawab kebutuhan keluarga pasien anak yang berasal dari daerah dan harus menempuh perjalanan hingga 10 jam demi mendapatkan pengobatan terbaik bagi buah hati mereka.
Penyakit kronis seperti kanker, jantung, dan gangguan ginjal membutuhkan pendampingan jangka panjang. Beban akomodasi dan kebutuhan sehari-hari sering kali tidak tertanggung oleh banyak keluarga.
Tidak sedikit keluarga yang akhirnya memilih tidur di selasar rumah sakit, masjid, hingga pom bensin agar tetap dekat dengan anak mereka.
>>> Kemensos Perbarui Data DTSEN 2026 untuk Saring Penerima Bansos
Melalui kolaborasi dan gotong royong lintas komunitas, dari pegiat olahraga, figur publik, hingga masyarakat umum, program Padel for Hope telah menghadirkan empat Rumah Singgah.
Lokasinya berada di Jakarta (Lebak Bulus, Kiara RSCM, Kemanggisan) dan Denpasar.
Secara kolektif, rumah singgah tersebut telah melayani lebih dari 23.000 keluarga dengan lebih dari 66.000 malam menginap.
Associate Director of Communications McDonald's Indonesia Meta Rostiawati mengapresiasi antusiasme masyarakat yang datang bertanding, berbagi, dan membantu sesama melalui turnamen Padel for Hope Vol.
2.
“Menjadi pengingat bahwa niat baik lahir dari momen kebersamaan yang hangat dan saling menguatkan,” ujar Meta.
>>> Komisi III DPR Minta Laporan Erin Terhadap Mantan ART Tidak Diproses
Kolaborasi dan gotong royong lintas komunitas, dari pegiat olahraga, figur publik, hingga masyarakat umum melalui Padel for Hope telah menghadirkan empat Rumah Singgah yang berlokasi di Jakarta (Lebak Bulus, Kiara RSCM, Kemanggisan) dan Denpasar, serta secara kolektif telah melayani lebih dari 23.000 keluarga dengan lebih dari 66.000 malam menginap.