PT Pertamina Patra Niaga resmi mengoperasikan armada MT Pertamina Halmahera.
Kapal tanker ini bertugas menjaga distribusi bahan bakar minyak (BBM) ke berbagai terminal energi di Sumatera, Jawa, hingga Indonesia timur.
>>> Koops Habema Bantah Terlibat Ledakan di Gereja Intan Jaya
Direktur Armada Logistik PT Pertamina Patra Niaga Arif Yunianto menyatakan peran penting kapal tersebut.
"MT Pertamina Halmahera memiliki peran penting dalam menjaga kelancaran distribusi BBM di Indonesia," ujarnya di Jakarta, Senin.
MT Pertamina Halmahera merupakan kapal tanker kelas Suezmax berkapasitas besar. Kapal ini memiliki deadweight tonnage (DWT) sekitar 100.000–160.000 ton dengan panjang mencapai 240 meter.
Kapal dirancang mengangkut berbagai jenis BBM dalam satu pelayaran menggunakan sistem segregated cargo tank.
Teknologi keselamatan seperti inert gas system dan cargo monitoring system turut dipasang untuk memastikan operasional aman dan andal.
Ukuran kapal setara dengan lebih dari dua lapangan sepak bola. Panjangnya sebanding dengan 60–70 mobil berjejer, menjadikannya salah satu kapal tanker besar di perairan Indonesia.
Dalam sekali pelayaran, MT Halmahera mampu mengangkut hingga 100.000–160.000 kiloliter BBM. BBM tersebut kemudian didistribusikan ke terminal energi di Sumatera, Jawa, dan Indonesia Timur.
>>> PM Malaysia Anwar Ibrahim Kecam Israel Tahan Aktivis Flotilla Gaza
Kapasitas besar menjadikan kapal ini armada strategis untuk kontinuitas pasokan energi nasional.
"Dengan kapasitas angkut yang besar, kapal ini menjadi bagian dari sistem logistik energi yang bekerja memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi di berbagai wilayah," tutur Arif.
Sebagai negara kepulauan, distribusi energi Indonesia sangat bergantung pada transportasi laut. Kapal tanker berkapasitas besar berperan sebagai penghubung antara terminal energi dan wilayah tujuan distribusi.
Nama "Halmahera" diambil dari salah satu pulau besar di Indonesia timur. Nama ini merepresentasikan konektivitas antarpulau dan peran strategis wilayah maritim Indonesia.
Arif menambahkan, Pertamina Patra Niaga terus memperkuat keandalan armada laut. "Kami berkomitmen memastikan distribusi energi berjalan aman, tepat waktu, dan menjangkau seluruh wilayah Indonesia," tutupnya.
Pengoperasian MT Pertamina Halmahera memperkuat keandalan distribusi energi nasional. Konektivitas pasokan BBM dari barat hingga timur Indonesia tetap terjaga.
Penamaan "Halmahera" mencerminkan fungsi kapal sebagai penghubung distribusi energi ke berbagai wilayah Nusantara.
>>> BSI Catat Portofolio Pembiayaan Griya Tembus Rp60 Triliun per Maret 2026
Melalui pengoperasian MT Pertamina Halmahera, Pertamina Patra Niaga terus memperkuat keandalan distribusi energi nasional, sekaligus memastikan konektivitas pasokan BBM tetap terjaga dari wilayah barat hingga timur Indonesia.