Sebuah kapal pengangkut gas alam cair (LNG) milik Qatar terkena proyektil di dekat pantai Oman saat keluar dari Selat Hormuz.
Insiden ini meningkatkan kekhawatiran di kalangan pemilik kapal dan menguji kesepakatan AS-Iran yang bertujuan menghentikan serangan di jalur pelayaran tersebut.
>>> Pelaku Jambret Turis Prancis di Kota Tua Ditangkap saat Diduga Masih Berburu Korban Lain
Kapal Al Rekayyat terkena serangan pada dini hari Selasa, menurut sumber yang mengetahui masalah ini. Sumber tersebut meminta tidak disebutkan namanya karena sensitivitas isu tersebut.
Konsultan keamanan EOS Risk Group mengonfirmasi serangan itu sekitar 15 kilometer di sebelah timur Limah, Oman. Kebakaran terjadi setelahnya, dan insiden ini diklasifikasikan sebagai serangan drone atau rudal.
Data pelacakan kapal menunjukkan bahwa kapal milik Nakilat, perusahaan pelayaran milik negara Qatar, tampaknya berlayar tanpa menyalakan transponder.
>>> BMKG Ungkap Penyebab Gelombang Panas Ekstrem di Eropa
UK Maritime Trade Operations sebelumnya telah mengeluarkan peringatan, tetapi tidak mengidentifikasi kapal tersebut.
