unique visitors counter
⌂ Beranda News AS Tuding Kuba Infiltrasi Level Tertinggi Pemerintahan

AS Tuding Kuba Infiltrasi Level Tertinggi Pemerintahan

AS Tuding Kuba Infiltrasi Level Tertinggi Pemerintahan
Ilustrasi: AS Tuding Kuba Infiltrasi Level Tertinggi Pemerintahan
A A Ukuran Teks16px

Amerika Serikat pada Senin menuduh Kuba telah menyusup ke level tertinggi pemerintahan di Washington.

Tudingan ini muncul saat Presiden Donald Trump mengintensifkan kampanye untuk mengakhiri kekuasaan komunis di pulau tersebut.

>>> Prabowo Klaim PT DSI Kelola Devisa US$10,5 Miliar dalam Waktu Singkat

Laporan Departemen Luar Negeri AS menyebut kampanye spionase Kuba selama puluhan tahun sebagai "salah satu penetrasi intelijen asing yang paling tahan lama dan merusak dalam sejarah Amerika."

Kuba "telah menyusup ke jajaran tertinggi pemerintah AS, merekrut dan membina generasi aktivis Amerika, serta mendukung gelombang terorisme sayap kiri yang belum pernah terjadi sebelumnya di tanah AS," demikian bunyi laporan tersebut.

Meskipun tuduhan ini merupakan eskalasi ketegangan AS-Kuba, spionase antara kedua negara sudah lama diketahui. Laporan yang dirilis Senin itu hanya berisi sedikit informasi baru.

Laporan ini bertepatan dengan kebangkitan peringatan ala Perang Dingin yang dipimpin Trump tentang ekstremisme sayap kiri di AS.

>>> Kemenkeu: Likuiditas Perbankan Tak Hanya Diukur dari Base Money

Trump menyebut ancaman komunis perlu dipotong "seperti kanker."

Pada 2015, Presiden Barack Obama berupaya melakukan rekonsiliasi dengan pemerintah Kuba. Obama berharap pendekatan diplomatik akan menghasilkan hubungan yang lebih baik setelah setengah abad permusuhan.

Trump dengan cepat mengembalikan sikap keras, dengan menetapkan kembali Kuba sebagai negara sponsor terorisme. Trump berulang kali mengisyaratkan bahwa pemerintah Kuba bisa menjadi sasaran berikutnya setelah Venezuela.

>>> Otamendi dan Rodri Terlibat Percakapan Panas Usai Final Piala Dunia 2026

Pada Juni, Trump mengatakan Washington akan "mengambil alih" pulau Karibia yang berjarak sekitar 145 km dari Florida itu "hampir seketika."

E
Tim Redaksi
Penulis: Eko Yulianto
📰 Update Terbaru
stikibot