Hasil Survei Perbankan Bank Indonesia mengungkapkan lonjakan permintaan kredit pada kuartal II-2026. Namun, di saat yang sama, perbankan domestik justru menunjukkan sikap ekspansi yang lebih berhati-hati.
Data Bank Indonesia (BI) mencatat Saldo Bersih Tertimbang (SBT) penyaluran kredit baru melonjak menjadi 93,08% pada kuartal II-2026.
Angka ini naik 54,34 poin atau sekitar 140,3% dibandingkan kuartal sebelumnya yang sebesar 38,74%.
Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang berada di 85,22%, SBT kuartal kedua tahun ini naik 7,86 poin.
Lonjakan ini menunjukkan permintaan kredit yang sangat kuat.
Perbankan Ketatkan Standar Kredit
Meski permintaan meningkat, ekspansi industri perbankan masih cenderung berhati-hati. Perbankan tampaknya lebih memprioritaskan kualitas kredit daripada mengejar pertumbuhan volume.
Hal ini tercermin pada Indeks Lending Standard (ILS) yang berada di angka 1,03. Angka tersebut mengindikasikan bahwa bank sedang memperketat pemberian kredit.