unique visitors counter
⌂ Beranda News Wali Kota New York Akui Tak Bisa Tangkap Netanyahu

Wali Kota New York Akui Tak Bisa Tangkap Netanyahu

Wali Kota New York Akui Tak Bisa Tangkap Netanyahu
Ilustrasi: Wali Kota New York Akui Tak Bisa Tangkap Netanyahu
A A Ukuran Teks16px

Wali Kota New York Zohran Mamdani mengatakan pada Selasa malam bahwa kota tidak dapat melaksanakan surat perintah penangkapan yang dikeluarkan oleh pengadilan kejahatan perang internasional untuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Namun, ia mendesak pemerintah federal untuk mengambil tindakan tersebut.

>>> Pendapatan ADHI Anjlok 18%, Kas Susut di Semester I-2026

Dalam sebuah video yang diunggah di X, Mamdani menyebut Netanyahu sebagai "penjahat perang" dan mengatakan ia tidak diterima di New York City.

"Jelas bahwa kami tidak memiliki kewenangan hukum independen untuk menegakkan surat perintah ini," ujarnya dalam video tersebut.

"Pemerintah federal, bagaimanapun, memilikinya, dan saya meminta mereka untuk bergabung dengan ICC dan melaksanakan surat perintah ini," tambahnya, merujuk pada Pengadilan Kriminal Internasional.

Mamdani sebelumnya mengatakan kepada New York Times awal bulan ini bahwa ia dan departemen hukum kota sedang mendiskusikan kemungkinan menangkap Netanyahu jika ia datang ke New York City untuk Sidang Umum PBB pada September.

Presiden Donald Trump pada Senin mengatakan kepada Netanyahu dalam sebuah unggahan media sosial bahwa ia "tidak akan ditangkap, dalam bentuk apa pun, saat berada di Amerika Serikat."

Unggahan tersebut tidak secara langsung menyebut Mamdani.

>>> Gencatan Senjata Berjalan, Israel Tarik Pasukan dari Lebanon

Mamdani telah mengatakan selama kampanye pemilihan wali kota tahun lalu bahwa ia akan memerintahkan polisi kota untuk menangkap Netanyahu berdasarkan surat perintah pengadilan atas peran Netanyahu dalam perang di Gaza.

Dalam pesan videonya pada Selasa, Mamdani mengatakan pemerintahannya telah meninjau semua jalur yang tersedia dan memutuskan bahwa kota tidak dapat melaksanakan surat perintah penangkapan tersebut.

"Saya ingin sama jelasnya, Benjamin Netanyahu tidak diterima di New York City, begitu pula penjahat perang lainnya yang buron," katanya.

M
Tim Redaksi
Penulis: Maria Renata
📰 Update Terbaru
stikibot