Gangguan pelayaran di titik-titik utama perdagangan minyak di Timur Tengah makin memanas seiring berlanjutnya perang antara Amerika Serikat dan Iran.
Kapal-kapal di Laut Merah melakukan manuver yang tidak biasa, sementara lalu lintas yang teramati melalui Selat Hormuz menurun drastis.
>>> Gemini AI Makin Populer di Asia Tenggara, Indonesia Paling Sering Generate Foto
Di Laut Merah, setidaknya satu kapal berbalik arah menuju utara ke Terusan Suez. Kapal-kapal lain menghentikan sementara perjalanan mereka, menurut data pelacakan maritim.
Perubahan rute ini terjadi setelah kelompok Houthi yang didukung Teheran di Yaman mengancam akan memblokade semua kapal yang singgah di pelabuhan-pelabuhan Arab Saudi.
>>> Kenapa Kita Ikut Menguap Saat Melihat Orang Lain? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Situasi ini membuat importir bahan bakar Asia rentan terhadap volatilitas energi global. Sebelumnya, ekspor minyak Saudi dari Laut Merah sempat mencapai rekor sebelum ancaman Houthi.
>>> Moto Pad 70 Groove Resmi Meluncur Juli 2026, Tablet dengan 9 Speaker JBL
Pembeli Asia masih mengirim tanker ke Laut Merah untuk mengangkut minyak Saudi, meskipun risiko keamanan meningkat.
