Pengamat kepolisian Poengky Indarti menilai maraknya anggota Polri yang terseret kasus narkoba merupakan persoalan serius dan memprihatinkan. Hal itu dinilai bertentangan dengan fungsi aparat sebagai penegak hukum.
"Sangat memprihatinkan dan menyesalkan masih adanya anggota Polri yang seharusnya bisa menjadi contoh teladan bagi masyarakat selaku aparat penegak hukum dan pelayan, pengayom, pelindung masyarakat bagi terwujudnya harkamtibmas malah terlibat narkoba, baik sebagai pengguna, maupun yang lebih parah sebagai backing, pengedar, bahkan bandar," kata Poengky kepada Poskota, Senin, 27 Juli 2026.
>>> 13 Negara Tak Pungut Pajak Penghasilan, Brunei Satu-satunya di ASEAN
Poengky menjelaskan, dugaan keterlibatan anggota Polri dalam perkara narkotika bukan fenomena baru. Ia menyebut sejumlah nama, mulai dari mantan Kapolda Sumbar Teddy Minahasa hingga Iptu Sonny Dwi Hermawan.
"Saya merekomendasikan mereka yang terbukti harus diproses pidana dan kode etik dengan hukuman maksimal, disertai dengan pemberatan hukuman, dan dijerat pula dengan Undang-Undang Tindak Pidana Pencucian Uang agar ada efek jera.
Apalagi jika nantinya terbukti menjadi backing, pengedar, atau bandar," ujarnya.
Meski sudah banyak anggota yang dijatuhi hukuman berat hingga pidana mati dalam kasus narkotika, masih ada aparat nekat terlibat bisnis barang haram tersebut.
>>> Teddy dan Anindya Bahas Motor Listrik Nasional, VKTR Jadi Sorotan
Poengky mendorong pemeriksaan tidak hanya menyasar pelaku, tetapi juga atasan yang bertanggung jawab melakukan pengawasan.
"Melihat makin banyaknya Kasat Res Narkoba yang terlibat kejahatan narkoba, hal ini harus menjadi alarm bahaya bagi Pimpinan Polri untuk membuat sistem yang mencegah terjadinya kejahatan tersebut," ucapnya.
Ia juga menekankan perlunya penguatan sistem kerja di satuan reserse narkoba agar anggota tidak mudah tergiur bekerja sama dengan bandar.
Mekanisme penyimpanan dan pemusnahan barang bukti narkoba harus diawasi secara ketat untuk menutup celah penyimpangan.
>>> Samsung Galaxy Z Fold 8 Resmi Meluncur, Ini Harga dan Spesifikasinya
"Saya juga berharap masyarakat dan media tetap setia melakukan pengawasan kepada tindakan-tindakan aparat kepolisian, sehingga kontrol sipil yang kuat dan tegas dapat meningkatkan profesionalitas anggota Polri," tuturnya.
