unique visitors counter
⌂ Beranda News Salah Paham di Bekasi: Pria Mabuk Penghalang Jalan Dikira Begal, Padahal Menolong
News

Salah Paham di Bekasi: Pria Mabuk Penghalang Jalan Dikira Begal, Padahal Menolong

Petugas kepolisian mengamankan dua pria yang diamankan warga di Bekasi
A A Ukuran Teks16px

Dua pria babak belur diamankan warga di Kampung Cibenda, Desa Sirnajaya, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Senin (7/9/2026) malam.

Mereka menjadi sasaran amuk massa setelah diteriaki sebagai begal.

Aksi main hakim sendiri itu dipicu salah paham. Seorang pengendara motor wanita terjatuh setelah jalannya dihalangi pria yang sedang mabuk.

Korban berinisial Ulan mengendarai sepeda motor sendirian usai menutup toko fotokopi tempatnya bekerja.

Saat melintas di lokasi sepi, seorang pria bernama Nur Fauzi alias Eja yang berada di bawah pengaruh alkohol tiba-tiba berjalan ke tengah jalan.

Kaget dan panik, Ulan kehilangan kendali hingga motornya tergelincir dari badan jalan yang dicor.

Kronologi Salah Paham

Kanit Reskrim Polsek Serang Baru, Iptu Augusman Harefa, membenarkan bahwa terduga pelaku sebenarnya sempat membantu korban berdiri setelah terjatuh.

"Pelaku yang sedang dipengaruhi alkohol berjalan ke tengah jalan dan menghalangi motor korban hingga terjatuh.

Pelaku sempat membantu korban untuk naik ke sepeda motornya kembali sebelum korban pergi," kata Augusman saat dikonfirmasi, Selasa (8/9/2026).

Namun, korban yang ketakutan langsung menghubungi rekannya dan menceritakan insiden tersebut. Informasi itu memicu teriakan begal yang membangkitkan emosi warga sekitar.

Petugas Patroli Polsek Serang Baru yang tiba di lokasi langsung meredam amuk massa. Kedua pria tersebut dievakuasi ke Mapolsek untuk pengusutan lebih lanjut.

📰 Update Terbaru