unique visitors counter
⌂ Beranda News Menko AHY: Evakuasi Korban dan Layanan Dasar Prioritas Utama di NTT

Menko AHY: Evakuasi Korban dan Layanan Dasar Prioritas Utama di NTT

Menko AHY: Evakuasi Korban dan Layanan Dasar Prioritas Utama di NTT
Harapan Menipis di Kolombia, Korban Gempa 7,4 M Terus Berjatuhan
A A Ukuran Teks16px

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan bahwa pemerintah memprioritaskan evakuasi korban dan pemulihan layanan dasar masyarakat pascagempa Nusa Tenggara Timur (NTT).

Penanganan difokuskan pada evakuasi korban, penyaluran bantuan, pembukaan akses yang terputus, serta pemulihan konektivitas dan layanan dasar.

>>> Koperasi Merah Putih: Panduan Pinjaman Perorangan 2026, Syarat dan Plafon

Puluhan ribu paket sembako dari Bantuan Presiden (Banpres) telah diberangkatkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak.

Kementerian dan lembaga terkait terus melakukan penanganan sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.

Pemerintah Bergerak Cepat

AHY menekankan pentingnya memastikan masyarakat terdampak mendapatkan pertolongan, bantuan, dan layanan yang dibutuhkan.

Akses menuju wilayah terdampak juga harus segera dipastikan agar proses penanganan darurat tidak terhambat.

Ia telah meminta Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengerahkan sumber daya untuk membuka akses yang terputus serta memulihkan konektivitas dan layanan dasar.

Menurutnya, konektivitas adalah prioritas karena tanpa akses, bantuan tidak akan sampai.

Jalan yang terdampak harus segera ditangani agar mobilitas petugas, bantuan logistik, dan masyarakat tetap berlangsung.

>>> Mendagri Tito Tinjau NTT Usai Gempa M 7,7, Pastikan Anggaran dan Bantuan Mengalir

Penanganan Infrastruktur dan Layanan Dasar

Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT saat ini menangani 12 titik longsoran.

Tiga titik berada di ruas Ruteng–KM 210, satu titik di KM 210–Batas Kabupaten Manggarai, dan delapan titik lainnya di ruas Aegela–Batas Kota Ende.

Sejumlah alat berat seperti loader dan excavator telah dikerahkan untuk membersihkan material longsoran dan menjaga akses jalan tetap fungsional.

Penanganan dilakukan dengan memperhatikan keselamatan petugas mengingat potensi gempa susulan.

Pemulihan layanan dasar, terutama ketersediaan air, juga menjadi prioritas.

Kementerian PU terus melakukan inspeksi terhadap infrastruktur sumber daya air di wilayah terdampak.

Berdasarkan pemeriksaan awal, Bendungan Napungete, Waerita, dan Mbay secara visual dalam kondisi baik, sementara pemeriksaan teknis lebih detail masih dilakukan.

>>> Profil DJ Anggun Maharani: Usia, Karier, dan Dugaan Kasus yang Menjeratnya

Pada Bendung dan jaringan Daerah Irigasi Wae Laku di Manggarai Timur, ditemukan kerusakan ringan pada bendung serta longsoran yang menutup saluran sekunder.

M
Tim Redaksi
Penulis: Maria Renata
📰 Update Terbaru
stikibot