PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) melalui layanan SMARTFREN menghadirkan Unlimited 5G untuk memberikan pengalaman konektivitas generasi terbaru bagi masyarakat Indonesia, termasuk Bali.
Chief Marketing Officer XLSMART, Alfons Bosch Sansa, mengatakan layanan 5G di Indonesia terus menunjukkan perkembangan positif seiring meluasnya cakupan jaringan dan meningkatnya kebutuhan akan konektivitas berkecepatan tinggi.
>>> Bulog Kirim Bantuan Beras dan Minyak Goreng ke NTT
“Pertumbuhan adopsi 5G menunjukkan bahwa masyarakat semakin membutuhkan konektivitas dengan kapasitas dan kualitas yang mampu mendukung aktivitas digital yang semakin beragam,” ujar Alfons.
Bali menjadi salah satu wilayah dengan penetrasi dan pertumbuhan pengguna 5G yang positif. Peningkatan penggunaan layanan 5G menunjukkan kesiapan masyarakat dalam mengadopsi teknologi ini untuk berbagai aktivitas digital.
Mobilitas masyarakat serta aktivitas pariwisata, UMKM, hospitality, dan ekonomi kreatif di Bali berbasis digital. Kebutuhan konektivitas juga datang dari wisatawan, pekerja digital, kreator konten, dan pelaku industri pariwisata.
“Dengan Unlimited 5G, pelanggan dapat menikmati internet tanpa batas kecepatan dan kuota selama terhubung dengan jaringan 5G XLSMART,” kata Group Head Marketing Segment SMARTFREN XLSMART, Astiyanto Tri Muktiwibowo.
Saat ini, jaringan 5G XLSMART telah tersedia di lebih dari 50 kota dan kabupaten di Indonesia.
>>> Menko AHY: Evakuasi Korban dan Layanan Dasar Prioritas Utama di NTT
Hal ini memberikan kesempatan bagi pelanggan SMARTFREN untuk menikmati pengalaman 5G dalam mendukung produktivitas, kreativitas, bisnis, dan hiburan.
Penguatan Jaringan di Bali
Secara regional, jaringan XLSMART di Bali Nusa Tenggara didukung lebih dari 17.000 BTS di berbagai kota dan kabupaten.
Infrastruktur tersebut terus diperkuat untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas pengalaman pelanggan.
Di Bali, jaringan 5G XLSMART didukung lebih dari 1.000 BTS 5G yang tersebar di lima wilayah: Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Kabupaten Bangli, Kabupaten Tabanan, dan Kabupaten Gianyar.
Kelima wilayah tersebut memiliki karakter kebutuhan digital yang beragam.
>>> Pegadaian Buka Lagi 18 Agustus 2026, Ini Jadwal Operasionalnya
Denpasar merupakan pusat pemerintahan dan ekonomi, Badung memiliki konsentrasi pariwisata dan hospitality tinggi, sementara Gianyar, Tabanan, dan Bangli memiliki aktivitas pariwisata, UMKM, dan ekonomi kreatif yang berkembang.

