Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Senin (18/8/2026) mengisyaratkan adanya interaksi baru dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.
Ia juga mengklaim hubungannya dengan Kim membuat situasi di kawasan semakin aman.
>>> Modus Sirep di Depok: Pedagang Nasi Uduk Kehilangan Motor saat HUT RI
Pernyataan samar itu muncul sehari setelah Trump memerintahkan pengurangan latihan militer gabungan dengan Korea Selatan. Ia juga memuji hubungannya dengan pemimpin Pyongyang tersebut.
Ketika ditanya mengapa Kim belum membalas permintaan komunikasinya, Trump menjawab di Kantor Oval, "Bagaimana Anda tahu dia belum merespons?"
Saat didesak apakah Kim benar-benar merespons, Trump menjawab setelah jeda, "Ya, dia sudah."
Trump kemudian menambahkan "sangat positif" ketika ditanya tentang tahap percakapan dengan Kim, namun tidak memberikan rincian lebih lanjut.
Sebelumnya, Trump juga sering memberikan pernyataan samar tentang komunikasi dengan pemimpin asing lain seperti Vladimir Putin dan Xi Jinping.
Trump kembali memuji Kim, yang ditemuinya tiga kali pada masa jabatan pertamanya, namun belum bertemu lagi sejak kembali ke Gedung Putih tahun lalu.
>>> Shin Tae-yong Ucapkan HUT RI ke-81 dari TC Thailand, Ajak Jaga Persatuan
Menurut Trump, hubungan itu mengurangi ketegangan dengan Korea Utara yang bersenjata nuklir.
"Anda tahu, saya sebenarnya membuatnya jauh lebih aman. Kim Jong Un selalu memperlakukan saya dengan sangat hormat," kata Trump.
"Saya memahaminya. Dia memahami saya."
Trump juga kembali mengkritik Seoul, terutama karena menolak membantu operasi militer AS melawan Iran. Ini merupakan kritik baru terhadap aliansi jangka panjang dengan mitra global.
Pada Minggu malam, Trump melontarkan kritik terhadap Korea Selatan melalui unggahan di Truth Social.
>>> Sosok Alsof Farhan, Suami Salsabilla Audinna yang Dikenal Sejak SMA
Di Kantor Oval pada Senin, ia mengatakan, "Kita tidak bisa melindungi semua negara ini, terutama ketika mereka tidak ada untuk membantu kita."
