unique visitors counter
⌂ Beranda News Houthi Umumkan Embargo Maritim terhadap Arab Saudi di Bab al-Mandeb

Houthi Umumkan Embargo Maritim terhadap Arab Saudi di Bab al-Mandeb

Houthi Umumkan Embargo Maritim terhadap Arab Saudi di Bab al-Mandeb
Ilustrasi: Houthi Umumkan Embargo Maritim terhadap Arab Saudi di Bab al-Mandeb
A A Ukuran Teks16px

Kelompok Houthi yang didukung Iran pada Senin mengumumkan embargo maritim terhadap Arab Saudi di Selat Bab al-Mandeb.

Langkah ini sebagai balasan atas blokade yang diberlakukan Arab Saudi terhadap Yaman dan serangan baru-baru ini di Bandara Internasional Sanaa.

>>> Transaksi Saham Bank Kecil Tak Biasa, BEI Kirim Surat ke Emiten

Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, dalam pernyataan video mengatakan larangan maritim berlaku efektif segera. Ia menyebutnya sebagai "mata dibalas mata".

Wakil kepala kantor media Houthi, Nasruddin Amer, menyatakan di X bahwa Selat Bab al-Mandeb akan ditutup bagi Arab Saudi sebagai respons atas "blokade tidak adil terhadap rakyat Yaman selama lebih dari 10 tahun".

Bab al-Mandeb merupakan jalur masuk ke Laut Merah yang dilalui sekitar 12 persen perdagangan dunia.

Sekitar seperempat perdagangan kontainer global melewati selat selebar 32 kilometer ini menuju Terusan Suez.

Sebelumnya, Houthi telah menunjukkan kemampuan mengganggu pelayaran di sana dengan menyerang lebih dari 100 kapal selama perang Israel-Hamas di Gaza.

Belum jelas apakah Houthi akan kembali melakukan serangan setingkat itu terhadap Arab Saudi.

Tanggapan Militer Arab Saudi

Militer Arab Saudi menyatakan akan menjaga jalur air tetap terbuka.

Jenderal Turki al-Malki, juru bicara militer Saudi, mengatakan semua ancaman Houthi terhadap kapal yang melintas akan ditangani dengan cepat dan tegas.

Ia menyebut ancaman tersebut sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional dan termasuk pembajakan maritim.

Dampak pada Minyak Saudi

Arab Saudi telah menggunakan pipa East-West ke Laut Merah sebagai alternatif Selat Hormuz yang diblokade Iran.

Sekitar 2,5 juta barel minyak per hari kini berisiko terganggu, menurut Rystad Energy.

>>> Kemnag Siapkan Kurikulum Anti-LGBTQ untuk Kelas 4 SD hingga SMA

D
Tim Redaksi
Penulis: Dwi Andini
📰 Update Terbaru
stikibot