Wisata kuliner Korea selama ini identik dengan barbekyu, ayam goreng, dan tteokbokki pedas.
Namun, tren baru muncul di komunitas daring dan platform seperti TikTok, Reddit, Instagram, dan blog perjalanan.
Semakin banyak wisatawan mancanegara yang mencari makanan yang dinikmati penduduk lokal sehari-hari. Berikut tujuh makanan Korea yang layak dicari, berdasarkan tren media sosial dan rekomendasi pengunjung.
Dwaeji Gukbap: Makanan Nyaman Khas Busan
Jika ada satu hidangan lokal yang menjadi favorit wisatawan asing di Busan, itu adalah dwaeji gukbap atau sup daging babi dan nasi.
Kaldu tulang babi yang berwarna susu ini kaya rasa tanpa pedas.
Pengunjung dapat menyesuaikan rasa dengan garam, pasta udang, dan kucai. Bagi yang suka pedas, tambahkan pasta cabai merah untuk rasa yang lebih berani.
Wisatawan di Seoul dapat mencoba sundae gukbap yang menggunakan sosis darah, atau seolleongtang, sup kaldu sapi atau sapi yang kaya rasa.
Kalguksu: Mi Buatan Tangan yang Disukai Lokal
Kalguksu, sup mi dengan mi potong tangan, mungkin belum setenar hidangan Korea lainnya. Namun, hidangan ini semakin menarik perhatian wisatawan yang mencari makanan nyaman autentik.
Daya tariknya terletak pada kesederhanaannya.
Mi segar disajikan dalam kaldu yang biasanya dibuat dari ikan teri dan sayuran, kadang juga ayam atau biji perilla giling.
Hidangan ini biasanya disajikan dengan kimchi dalam jumlah banyak.
Restoran seperti Myeongdong Kyoja, yang merayakan ulang tahun ke-60 tahun ini, membantu memperkenalkan kalguksu kepada pengunjung internasional. Pasar tradisional juga berperan dalam popularitasnya.
Bossam: Sisi Lain Daging Babi Korea
Bagi yang ingin menjelajah di luar barbekyu Korea, bossam menawarkan cara lain menikmati daging babi.
Hidangan ini menampilkan daging babi rebus yang empuk, sering disajikan dengan kubis napa atau selada untuk membungkus daging, bersama kimchi, bawang putih, dan ssamjang.
Bossam terkenal dengan teksturnya yang lembut dan rasa yang bersih. Proses meracik setiap gigitan dengan memilih kimchi, sayuran, dan saus yang berbeda juga menjadi daya tarik tersendiri.
Turtle Chips: Camilan dengan Tekstur Unik
Di antara camilan Korea, Turtle Chips terus menonjol berkat struktur berlapisnya yang tidak biasa.
Berbagai varian rasa, dari manis hingga gurih dan pedas, mendapat pujian dari pengulas luar negeri karena renyahnya yang ringan.
Meskipun rasa jagung tetap klasik di Korea, banyak pengulas internasional lebih menyukai versi choco churros yang lebih manis.
Kombinasi rasa familiar dan tekstur asing membuat Turtle Chips menonjol di pasar camilan global.
Banana Kick: Kembalinya Camilan Ikonik
Banana Kick telah ada sejak 1978 dan menjadi salah satu favorit lama Korea.
Camilan jagung kembung ini menjadi sorotan di luar negeri setelah Jennie dari BLACKPINK menyebutnya sebagai favoritnya di acara "The Jennifer Hudson Show" tahun lalu.
Sebutan itu memperkenalkan camilan nostalgia Korea ini kepada penggemar luar negeri, membuatnya tampil dalam ulasan media sosial dan oleh-oleh perjalanan.
Banyak pembeli pertama kali terkejut bahwa camilan rasa pisang ini lebih ringan dan tidak semanis yang mereka duga.
Melon Kick, varian lain dari lini camilan yang sama, juga menjadi favorit bagi sebagian penggemar luar negeri yang ingin menjelajahi lebih banyak rasa.
Kopi Susu Pisang: Perpaduan Kreatif dari Minimarket
Budaya minimarket Korea telah menjadi fokus wisata tersendiri. Pengunjung menemukan kombinasi kreatif di luar makanan siap saji.
Salah satu trik minimarket yang mudah dan terkenal menggabungkan susu rasa pisang khas Binggrae dengan kopi hazelnut, dituang ke dalam gelas berisi es.
Campuran sederhana ini menghasilkan minuman creamy dengan rasa manis ringan, seperti versi singkat banana latte. Aroma kopi hazelnut menambah rasa lebih dalam dan menyeimbangkan manisnya susu pisang.
Bagi yang tidak suka terlalu manis, bisa mengganti kopi hazelnut dengan Americano untuk rasa kopi lebih pahit dengan sentuhan pisang.
Resep ini menyebar di YouTube, TikTok, dan Instagram sebagai minuman dua bahan yang cepat dan mudah.
Kreasi Buldak di Minimarket
Mi instan Buldak terkenal dengan sensasi pedasnya. Banyak penggemar meningkatkan level dengan kombinasi kreatif dari minimarket yang dibagikan secara daring.
Salah satu resep menonjol menggabungkan Buldak Tteokbokki Carbonara dengan mi cup, lalu menambahkan sup jagung krim, keju mozzarella, dan topping seperti sosis atau telur rebus.
Daya tariknya terletak pada campuran sup creamy dan keju kaya yang menyeimbangkan rasa pedas, sementara topping seperti sosis dan telur menambah protein.
Variasi sederhana memasangkan mi Buldak dengan berbagai keju dan gimbap sebagai pendamping.