Presiden AS Donald Trump secara berkala berbicara melalui telepon dengan Gubernur Federal Reserve (The Fed) Kevin Warsh sejak ia menjabat, menurut sejumlah sumber yang mengetahui masalah tersebut.
Hal itu menjadi tanda terbaru upaya Trump untuk meningkatkan pengaruhnya terhadap bank sentral AS.
>>> Anak Babai Suhaimi Siapa? Fakta di Balik Polemik Hajatan dan Penutupan Jalan TPA Cipayung
Trump dan Warsh telah beberapa kali berbicara sejak Warsh dikonfirmasi pada Mei.
Dalam percakapan tersebut, Trump menanyakan proyeksi dan pandangan Warsh, tetapi tidak mendesaknya untuk mengambil kebijakan tertentu, kata salah satu sumber yang berbicara dengan syarat anonim untuk membahas percakapan pribadi.
Satu sumber mengatakan keduanya berbicara secara tidak teratur, sementara sumber lainnya menyebut panggilan tersebut jarang dilakukan.
Belum jelas apakah keduanya pernah membahas kebijakan moneter.
>>> Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Singapura Hari Ini: Kapan, Jam Berapa, Tayang di Mana?
Respons Gedung Putih dan The Fed
Juru bicara Gedung Putih Kush Desai mengatakan dalam pernyataan melalui email bahwa Presiden Trump berulang kali menegaskan memberikan ruang yang dibutuhkan Gubernur Warsh untuk memulihkan kepercayaan dan kompetensi dalam pengambilan keputusan The Fed.
Desai juga menyebut bahwa meskipun Presiden memiliki hak berdasarkan Amandemen Pertama sebagai warga negara Amerika dan kewajiban sebagai Panglima Tertinggi untuk menyampaikan pandangannya mengenai The Fed, dia juga berulang kali menegaskan kembali independensi Gubernur Warsh dan The Fed.
The Fed menolak berkomentar.
>>> Cara Cek Bansos Agustus 2026 dan Jadwal Pencairan PKH Tahap 3
Percakapan tersebut pertama kali dilaporkan Wall Street Journal.
