Jakarta Running Festival (JRF) 2026 di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, menyediakan 32 titik hidrasi bagi puluhan ribu pelari.
Fasilitas ini disediakan oleh HYDROPLUS Isotonic Drink untuk membantu peserta memenuhi kebutuhan cairan selama perlombaan.
Dukungan hidrasi tersebut menjadi bagian dari upaya penyelenggara menghadapi cuaca panas dan lembap di Jakarta.
Tantangan Cuaca dan Batas Waktu
Project Director myBCA Jakarta Running Festival 2026, Dickie Widjaja, menjelaskan bahwa kondisi cuaca Jakarta menjadi salah satu tantangan bagi peserta.
Kerja sama dengan Hydroplus dilakukan untuk memastikan kebutuhan cairan pelari terpenuhi sehingga mereka dapat menyelesaikan kategori lomba masing-masing secara optimal.
Selain kesiapan fisik dan mental, JRF 2026 juga menguji kemampuan peserta mengatur strategi, terutama menghadapi batas waktu penyelesaian atau cut off point (COP) yang dinilai ketat.
Agus Putranto, peserta berusia 46 tahun asal Semarang, mengikuti kategori 5K dan maraton penuh.
Ia menilai pengaturan waktu menjadi faktor penting untuk menghadapi batas penyelesaian yang terbatas.
“Pengalaman JRF kali ini benar-benar penuh tekanan. Batas waktunya sangat ketat, sehingga pelari harus benar-benar pintar mengatur waktu,” kata Agus.
Meski menghadapi tekanan waktu, Agus menilai pengelolaan rute dan ketersediaan air minum menjadi aspek penting dalam pengalamannya mengikuti perlombaan.
Ia juga menyoroti persediaan minuman di sejumlah titik hidrasi selama acara berlangsung.
“Secara keseluruhan, perlombaan hari ini memiliki rute yang benar-benar steril. Jakarta Running Festival tahun ini sangat bagus.
Saya mengikuti kategori 5K dan maraton penuh, dan persediaan minuman di stasiun hidrasi, terutama Hydroplus, sangat melimpah sehingga kebutuhan cairan pelari tetap terjaga,” sambung Agus.
Selain fasilitas hidrasi, penyelenggara juga menghadirkan zona sorak yang menjadi tempat keluarga, kerabat, dan komunitas memberikan dukungan kepada peserta.
Area tersebut dirancang untuk menyemangati pelari, terutama ketika menghadapi kelelahan menjelang garis finis.
Medical Director Jakarta Running Festival 2026, dr. Andi Kurniawan, Sp. KO, menjelaskan bahwa minuman isotonik berperan dalam membantu menggantikan cairan tubuh yang hilang selama aktivitas fisik.
Kandungan elektrolit menjadi salah satu aspek yang mendukung kebutuhan hidrasi pelari.
“Minuman isotonik juga berperan penting dalam JRF karena dapat membantu menggantikan cairan tubuh yang hilang dengan cepat melalui kandungan elektrolitnya.
Intinya, hidrasi yang baik membantu pelari tidak cepat mengalami kelelahan dan memperkecil risiko masalah kesehatan,” kata Andi.
