Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas dengan sejumlah menteri bidang ekonomi dan Gubernur Bank Indonesia di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (18/5/2026) sore.
Para pejabat yang dipanggil antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, serta Gubernur BI Perry Warjiyo.
>>> Kalteng Expo 2026: Ajang Promosi Investasi dan Penguatan UMKM
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa enggan memberikan keterangan sebelum rapat dimulai. "Nanti habis meeting ngomong," ujarnya singkat.
Sementara itu, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut agenda rapat terkait energi dan sumber daya alam.
Salah satu yang akan dibahas adalah percepatan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt.
>>> Telkom Siap Dukung Transformasi Digital BUMN dengan Cloud dan AI
"Kalau saya seputar energi dan pengelolaan sumber daya alam. Salah satu di antaranya juga ada percepatan pembangunan PLTS 100 gigawatt," kata Bahlil.
Selain itu, rapat juga dihadiri Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Brian Yuliarto. Para petinggi sektor ekonomi tersebut tiba di Istana sekitar pukul 15.30 WIB secara terpisah.
>>> Indef Dorong Digitalisasi Koperasi Desa Merah Putih untuk Perluas Pasar
Jajaran menteri dan pejabat Kabinet Merah Putih mengaku akan memberikan informasi lebih lanjut setelah bertemu dengan Presiden Prabowo.