unique visitors counter
⌂ Beranda News Keajaiban Karst Dorong Lonjakan Wisata Gua Petualangan di China

Keajaiban Karst Dorong Lonjakan Wisata Gua Petualangan di China

Keajaiban Karst Dorong Lonjakan Wisata Gua Petualangan di China
Gua Burung Walet di Guizhou, China
A A Ukuran Teks16px

Inovasi Wisata Gua

Gua Shilongdong di Qingzhen, Guiyang, yang dibuka pada Agustus 2024, menawarkan aktivitas selancar dayung di sungai bawah tanah.

Dengan harga tiket 1.280 yuan, proyek ini menerima lebih dari 13.000 pengunjung pada 2025.

Pendapatan Gua Shilongdong melampaui 10 juta yuan. Tim di baliknya kemudian mereplikasi model tersebut di Gua Huangheying di Anshun pada Mei tahun ini.

IN2

Gua Huangheying memiliki sungai bawah tanah langka sepanjang 2,5 kilometer yang dapat dilalui.

>>> Kebakaran Gudang Plastik di Kapuk Jakarta Barat, 19 Unit Damkar Dikerahkan

"Banyak wisatawan datang khusus untuk pengalaman arung jeram bawah tanah," kata Ning Jie, manajer proyek di sana.

in2

Untuk memastikan keamanan, para pengembang seperti Song dan direktur teknis Zhao Fei belajar ke luar negeri. Mereka mempelajari desain rute dan standar keselamatan.

Swallow Cave yang baru dikembangkan kini dilengkapi alat bantu panjat terstandardisasi, luncur gantung, dan jembatan baja. "Setiap langkah adalah petualangan menuju hal baru.

Sangat mendebarkan dan benar-benar sepadan," kata Chang Ting, wisatawan dari Xi'an.

Chang menghabiskan dua hari dari perjalanan tiga harinya ke Guizhou khusus untuk menjelajahi gua. Ia sebelumnya melihat pengalaman tersebut di media sosial.

Wisata Gua Ringan

Bagi yang kurang menyukai petualangan intensitas tinggi, pengalaman gua "ringan" mulai bermunculan.

Sekitar dua setengah jam berkendara ke barat dari Swallow Cave, sebuah kedai kopi di samping air terjun menawarkan suasana berbeda.

Umber Coffee terletak di dalam lima gua alami pada sisi tebing batu besar.

Tempat ini menggunakan pencahayaan hangat untuk menelusuri kontur bebatuan dan memiliki restoran gua yang menyelenggarakan konser alat musik gesek.

"Rasanya sangat nyaman minum kopi dan melihat air terjun di dalam gua," kata Danila, anak muda asal Rusia yang bekerja di Guiyang.

Ia berkendara lebih dari satu jam bersama teman-temannya untuk mengunjungi tempat tersebut.

"Wisatawan tidak lagi puas hanya dengan melihat gua. Mereka menginginkan pengalaman baru yang partisipatif," kata Zhao.

Tren ini diprediksi akan terus mendorong pertumbuhan pariwisata gua di China.

Gua Shuanghedong, yang terletak di Guizhou, merupakan gua terpanjang di Asia dengan panjang 437,1 kilometer dan setiap tahun menarik para ilmuwan dari seluruh dunia.

>>> Kim Seon-ho hingga Cha Seung-won Buka Toko Roti di "Bonjour Bakery"

Keberadaan gua ini menambah daya tarik provinsi tersebut sebagai destinasi wisata gua.

R
Tim Redaksi
Penulis: Retno Widyawati
📰 Update Terbaru