Fitur AI dan Interaksi Alami
Kynooe juga mengintegrasikan fitur interaksi berbasis AI yang membuat pengalaman terasa lebih seperti percakapan dan intuitif.
Pengguna dapat berinteraksi dengan robot melalui perintah bahasa alami, bukan hanya kontrol manual atau metode pemrograman tradisional.
Salah satu fitur bawaan utama adalah pelacakan wajah AI pada perangkat. Fitur ini ditujukan bagi kreator konten dan pengaturan pembuatan film cerdas.
Lengan robot dapat secara otomatis melacak wajah dan menyesuaikan gerakan kamera untuk perekaman yang lebih halus dan dukungan pembuatan film tanpa sentuhan.
>>> Sony Siap Luncurkan Headphone Flagship Baru, Saksikan Siaran Langsung
Perusahaan juga berencana menambahkan fitur AI on-device lainnya di masa depan untuk meningkatkan pengalaman pengguna sambil menjaga privasi.
Dirancang untuk Skenario Sehari-hari
Alih-alih hanya berfokus pada aplikasi industri atau teknik, Kynooe diposisikan sebagai platform robotika untuk penggunaan nyata sehari-hari.
Sistem ini dirancang untuk bantuan rumah tangga, hiburan, pembuatan film cerdas, proyek kreatif, dan pengalaman interaktif bersama keluarga dan teman.
Lengan robot beradaptasi di berbagai skenario tergantung pada modul dan aksesori yang dipilih. Pengguna dapat menyesuaikan sistem sesuai alur kerja dan kebutuhan kreatif mereka sendiri.
Ekosistem Terbuka dan Kynooe Robot Hub
Selain perangkat keras, Kynooe juga membangun ekosistem yang berfokus pada AI tertanam dan pengembangan robotika berbasis komunitas.
Perusahaan berencana merilis SDK sumber terbuka di GitHub yang akan memberi pengembang dan pengguna tingkat lanjut akses ke berbagai hal, mulai dari integrasi AI hingga kontrol sendi robot tingkat rendah.
Ekosistem ini juga mencakup Kynooe Robot Hub, platform tempat pengguna dapat melatih, menyesuaikan, menerbitkan, dan berbagi perilaku serta alur kerja robot dengan komunitas yang lebih luas.