unique visitors counter
⌂ Beranda Lifestyle Pameran di Seoul Jejak 140 Tahun Hubungan Korea-Prancis Lewat Hadiah Diplomatik

Pameran di Seoul Jejak 140 Tahun Hubungan Korea-Prancis Lewat Hadiah Diplomatik

Pameran di Seoul Jejak 140 Tahun Hubungan Korea-Prancis Lewat Hadiah Diplomatik
Poster promosi pameran 'Gifts and Records: 140 Years of Korea-France Friendship'
A A Ukuran Teks16px

Kementerian Dalam Negeri dan Keamanan serta Badan Warisan Korea membuka pameran khusus bersama pada Selasa lalu. Pameran ini memperingati 140 tahun hubungan diplomatik antara Korea dan Prancis.

Pameran bertajuk "Gifts and Records: 140 Years of Korea-France Friendship" menampilkan hadiah bersejarah yang dipertukarkan para pemimpin kedua negara.

>>> Pemasaran di Atas Tali: Bisnis Korea Khawatir Jadi Starbucks Berikutnya

IN2

Pameran berlangsung hingga 2 Agustus di Museum Istana Nasional Korea di pusat Seoul.

Setelah itu, pameran akan pindah ke Arsip Kepresidenan di Sejong pada 14 Agustus hingga 13 September.

Arsip Kepresidenan adalah lembaga di bawah Kementerian Dalam Negeri dan Keamanan yang menyimpan catatan resmi kepala negara Korea.

in2

Acara pembukaan digelar Selasa di Museum Istana Nasional. Wakil Menteri Dalam Negeri dan Keamanan Kim Min-jae serta Administrator Badan Warisan Korea Huh Min memberikan sambutan.

Duta Besar Prancis untuk Korea Philippe Bertoux juga menyampaikan pidato selamat.

Lima Bagian Pameran

Pameran ini terbagi dalam lima bagian yang menelusuri hubungan bilateral sejak awal. Bagian pertama berfokus pada pertemuan abad ke-19 antara diplomat Prancis dan pejabat Dinasti Joseon (1392-1910).

Bagian tersebut menampilkan kendi tembikar onggi yang dipertukarkan sebagai tanda niat baik. Juga dipamerkan kamus Korea-Prancis modern pertama yang disusun misionaris Masyarakat Misi Asing Paris.

>>> Survei: Kesenjangan Generasi dalam Sikap terhadap Romansa AI

Bagian selanjutnya mencakup Perjanjian Persahabatan dan Perdagangan 1886 antara Joseon dan Prancis. Perjanjian ini merupakan awal resmi hubungan diplomatik kedua negara.

Juga dipamerkan hadiah yang dipertukarkan antara Raja Gojong dan Presiden Prancis Sadi Carnot.

Termasuk solidaritas Korea dengan Prancis selama masa penjajahan Jepang dan pertukaran diplomatik modern antara kedua republik.

Barang yang dipamerkan antara lain vas porselen putih bergambar yang diberikan Carnot kepada Kaisar Gojong. Gojong memberikan mangkuk seladon sebagai balasan.

Selain itu, ada peralatan makan perak, keramik, barang lak, dan surat yang dipertukarkan para kepala negara kontemporer.

Artefak yang disimpan di Prancis tersedia untuk pameran berkat kerja sama Kedutaan Besar Prancis di Seoul.

>>> Rahasia Awet Muda: Kebiasaan Sehat yang Membuat Penampilan Lebih Muda

Informasi lebih lanjut tersedia melalui saluran resmi Museum Istana Nasional Korea.

R
Tim Redaksi
Penulis: Retno Widyawati
📰 Update Terbaru