Rusia menuduh Ukraina melancarkan serangan drone terhadap empat kapal di Teluk Taganrog, Laut Azov, pada Sabtu dini hari (11/7/2026).
Serangan itu terjadi sehari setelah aksi serupa yang mengganggu pelayaran di salah satu koridor utama ekspor gandum Rusia.
>>> Disamarkan dalam Kemasan Kopi dan Milo, Bareskrim Gagalkan Penyelundupan 3,37 Kg Psikotropika
Gubernur Wilayah Rostov, Yuri Slyusar, menyatakan bahwa kapal-kapal yang diserang termasuk sebuah kapal tanker pengangkut metanol.
Melalui unggahan di Telegram, Slyusar memastikan tidak ada ancaman tumpahan atau kebocoran muatan dari kapal tersebut.
Serangan itu menewaskan seorang pelaut yang berada di salah satu kapal. Peringatan ancaman drone masih berlaku di seluruh wilayah Rostov.
>>> Kontrakan di Cilangkap Diduga Jadi Tempat Prostitusi Online, Dua Perempuan Diamankan
Harga gandum langsung melonjak karena pelaku pasar memperhitungkan potensi gangguan pengiriman akibat serangan Ukraina.
Ini merupakan serangan kedua dalam dua hari terakhir terhadap pelabuhan di Laut Azov.
>>> Restorasi Budaya Flores ala Dapur Tara Lewat Desa Wisata
Pada Jumat malam, tim penyelamat masih berupaya memadamkan kebakaran di fasilitas minyak di kota pelabuhan Taganrog dan Azov.
