Kelompok Houthi Yaman yang didukung Iran pada Senin mengumumkan embargo maritim terhadap Arab Saudi, menyusul baku tembak antara kedua pihak pekan lalu untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun.
Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, menyatakan bahwa pihaknya memberlakukan embargo laut terhadap "musuh Saudi yang kriminal" berdasarkan prinsip "mata dibalas mata".
>>> Prabowo Ancam Cabut IUP Jika Tidak Ada Kegiatan Tambang Selama 2 Tahun
Blokade tersebut berlaku efektif segera setelah pernyataan dikeluarkan, menurut Saree.
>>> Purbaya Beberkan Fasilitas Khusus untuk Investor PFII
Langkah ini merupakan eskalasi terbaru dalam konflik yang telah berlangsung lama antara Houthi dan koalisi pimpinan Saudi di Yaman.
>>> DPRD Kabupaten Bekasi Dukung Program 3 Juta Rumah, Hunian MBR di Meikarta
