Presiden AS Donald Trump membantah tuduhan bahwa Amerika Serikat kekurangan amunisi di tengah perang melawan Iran.
Melalui media sosial, Trump menegaskan bahwa negaranya memiliki persediaan amunisi dalam "jumlah yang sangat besar".
>>> Gudang Buku SDN Srengseng Sawah Hangus Terbakar, Api Tak Merambat ke Kelas
Pernyataan itu muncul beberapa jam setelah The Washington Post melaporkan adanya perselisihan antara Trump dan Menteri Pertahanan Pete Hegseth.
Laporan tersebut menyebut kekurangan sejumlah senjata, seperti rudal berpemandu jarak jauh dan pencegat pertahanan udara, berpotensi membatasi opsi militer AS.
>>> 6 Bulan Pascalongsor, Ratusan Petani Pasirlangu Menunggu Kepastian Relokasi
Trump juga menulis di Truth Social bahwa perusahaan-perusahaan pertahanan sedang membangun jumlah pabrik dan fasilitas produksi terbesar dalam sejarah negara.
Dia mengatakan para "pembocor" informasi mengenai "pernyataan-pernyataan yang berkhianat" sedang diburu.
>>> Australia Bakal Sahkan UU agar Pusat Data Pakai Energi Terbarukan
"Hukuman penjara jangka panjang akan dituntut!" tulis Trump.
