Ukraina telah sepakat untuk tidak menargetkan sejumlah kapal tanker minyak non-Rusia dan infrastruktur Laut Hitam yang vital bagi ekspor minyak mentah Kazakhstan.
Kesepakatan ini menyusul serangan terhadap kapal-kapal bulan lalu yang sempat menghentikan proses pemuatan, menurut seorang pejabat AS.
>>> Profil Ning Najma Tsuroyya, Istri Kadam Sidik yang Resmi Menikah
Pejabat AS tersebut, yang meminta namanya tidak disebutkan, mengatakan Ukraina telah menetapkan titik kontak agar perusahaan pelayaran komersial dapat berkomunikasi dan memastikan jalur pelayaran yang aman.
Komitmen ini dicapai setelah pertemuan antara para pemimpin senior pemerintah AS dan pimpinan Ukraina.
>>> BGN Identifikasi 950 Dapur MBG Diduga Tak Penuhi Standar Sanitasi
Langkah ini berpotensi signifikan dalam meningkatkan arus minyak di kawasan itu, setelah serangkaian serangan baru-baru ini terhadap kapal-kapal di dekat terminal Caspian Pipeline Consortium (CPC) di Novorossiysk, Rusia, sempat menghambat aktivitas.
Terminal CPC sangat krusial untuk menyalurkan minyak Kazakhstan ke pasar karena negara di Asia Tengah tersebut tidak memiliki kapasitas ekspor yang memadai melalui jalur alternatif.
>>> AS dan China Bersaing Sengit, Pasar Tembaga Krisis Pasokan
CPC biasanya menangani sekitar 2% dari pasokan minyak mentah global, dan kilang-kilang minyak di Eropa sangat bergantung pada pasokan dari wilayah tersebut.
