unique visitors counter
⌂ Beranda News BPKH Raih WTP Kedelapan, Dana Kelolaan Tembus Rp180,74 Triliun

BPKH Raih WTP Kedelapan, Dana Kelolaan Tembus Rp180,74 Triliun

BPKH Raih WTP Kedelapan, Dana Kelolaan Tembus Rp180,74 Triliun
Ilustrasi: BPKH Raih WTP Kedelapan, Dana Kelolaan Tembus Rp180,74 Triliun
A A Ukuran Teks16px

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) kembali mencatatkan prestasi dalam pengelolaan keuangan haji.

Lembaga ini berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Konsolidasian BPKH dan Entitas Anak Tahun 2025.

>>> Polda Metro Jaya Bantah Kasat Resnarkoba Tangsel Terlibat Kasus 200 Cartridges Etomidate

Opini WTP ini merupakan yang kedelapan secara berturut-turut sejak BPKH beroperasi pada 2017.

Capaian ini menunjukkan konsistensi BPKH dalam menjaga tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan sesuai prinsip syariah.

BPK memberikan opini WTP setelah menilai laporan keuangan BPKH memenuhi seluruh aspek material sesuai standar akuntansi.

Penilaian tersebut didukung oleh sistem pengendalian internal yang memadai, kepatuhan terhadap peraturan, dan kecukupan bukti audit.

Kepala Badan Pelaksana BPKH Fadlul Imansyah menyatakan bahwa raihan opini WTP secara berkelanjutan merupakan bukti komitmen lembaga dalam menjaga amanah jutaan calon jemaah haji.

"Meraih opini WTP secara konsisten bukan sekadar pencapaian administratif, melainkan bukti bahwa BPKH terus membangun tata kelola yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Kepercayaan masyarakat adalah modal utama yang kami jaga melalui pengelolaan dana haji yang aman, produktif, dan sesuai prinsip syariah," ujar Fadlul.

Kinerja Keuangan Tumbuh di Tengah Dinamika Global

Selain mempertahankan opini WTP, BPKH juga mencatat pertumbuhan kinerja keuangan sepanjang 2025. Saldo dana kelolaan meningkat menjadi Rp180,74 triliun, naik 5,30 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Nilai manfaat hasil pengelolaan investasi juga meningkat. Sepanjang 2025, BPKH mencatat nilai manfaat sebesar Rp12,05 triliun, tumbuh 4,42 persen dibandingkan capaian 2024.

>>> Buronan Pencurian Mesin Alkon di Serang Ditangkap saat Pangkas Rambut

Pertumbuhan ini diraih di tengah tantangan pasar keuangan global. BPKH tetap menjalankan strategi investasi dengan prinsip kehati-hatian untuk menjaga keamanan dana jemaah.

E
Tim Redaksi
Penulis: Eko Yulianto
📰 Update Terbaru
stikibot