Ia juga merekomendasikan agar pengguna meminta AI memberikan referensi ke sumber terpercaya untuk memverifikasi informasi.
Perbedaan Generasi dalam Penggunaan AI
Survei menemukan bahwa generasi muda lebih cenderung menggunakan AI untuk nasihat keuangan. Sementara itu, orang dewasa yang lebih tua lebih memilih penasihat profesional.
Sekitar seperempat Gen Z dan milenial yang mencari nasihat keuangan menggunakan AI. Angka ini turun menjadi 16 persen untuk Gen X dan hanya 7 persen untuk baby boomer.
Sebaliknya, hanya 14 persen Gen Z dan 21 persen milenial yang menggunakan penasihat profesional. Persentasenya naik menjadi 34 persen untuk Gen X dan 55 persen untuk baby boomer.
Keterjangkauan biaya sering menjadi alasan generasi muda tidak menggunakan penasihat profesional. Riset online, bertanya ke keluarga, dan menggunakan AI memang lebih murah.
Tanggung Jawab Hukum dan Fidusia
Beberapa ahli keuangan meragukan tanggung jawab hukum AI. Perencana keuangan bersertifikat memiliki kewajiban hukum untuk memberikan nasihat terbaik, sedangkan AI tidak.
Bobbi Rebell, perencana keuangan bersertifikat, menegaskan bahwa tidak ada AI yang memiliki tanggung jawab fidusia. "AI tidak benar-benar mengenal kehidupan Anda dan tidak menanyakan semua pertanyaan," katanya.
Survei ini melibatkan 5.075 orang dewasa AS berusia 21 tahun ke atas.
>>> bank bjb Raih 5 Penghargaan Titanium di PRIMA Awards 2026
Pengumpulan data dilakukan pada 20 Maret hingga 6 April 2026 dengan margin kesalahan plus minus 1,8 poin persentase.
