unique visitors counter
⌂ Beranda News Gubernur Jateng Perluas Program Speling ke Lebih Banyak Desa

Gubernur Jateng Perluas Program Speling ke Lebih Banyak Desa

Gubernur Jateng Perluas Program Speling ke Lebih Banyak Desa
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau program Speling di Banjarnegara
A A Ukuran Teks16px

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan program Dokter Spesialis Keliling (Speling) akan terus diperluas.

Program ini bertujuan menjangkau lebih banyak desa dan memperkuat layanan kesehatan masyarakat di wilayah pelosok.

>>> BPA Pastikan Barang Lelang di BPA Fair Bebas Masalah

IN2

Pernyataan tersebut disampaikan saat meninjau pelaksanaan Speling di Desa Gumiwang, Kecamatan Purwanegara, Kabupaten Banjarnegara, Senin (18/5/2026).

Menurutnya, pemerataan akses layanan kesehatan menjadi langkah strategis meningkatkan kualitas hidup dan mendukung penanganan kemiskinan di Jawa Tengah.

“Standar kesehatan kita terus tingkatkan.

in2

Speling sudah menjangkau sekitar seribuan desa, ratusan ribu warga desa sudah terlayani oleh dokter spesialis,” ujar Ahmad Luthfi didampingi Bupati Banjarnegara Amalia Desiana.

Jangkauan dan Integrasi Program

Sejak diluncurkan pada 2025 hingga 16 Mei 2026, program Speling telah dilaksanakan sebanyak 1.143 kali.

Kegiatan tersebut menjangkau 1.089 desa dan kelurahan di 446 kecamatan, dengan total 102.291 warga Jawa Tengah yang telah terlayani.

Ahmad Luthfi menegaskan kesehatan merupakan faktor penting dalam penanganan kemiskinan. Seluruh rumah sakit umum daerah milik Pemprov Jateng diminta menerjunkan dokter spesialis ke desa-desa.

Khusus di Kabupaten Banjarnegara, ia meminta RSUD Prof Dr Margono Soekarjo Purwokerto menggandeng rumah sakit pemerintah kabupaten maupun swasta.

Tujuannya agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat dilakukan secara lebih komprehensif.

“Jadi, kita dorong tidak hanya pelayanan di rumah sakit, tapi juga di desa. Masyarakat desa akan senang mereka dapat layanan kesehatan gratis,” katanya.

Program Speling juga diintegrasikan dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dari pemerintah pusat.

>>> BNPB Awasi 10 Rumah di Banjarnegara Terancam Longsor

Hingga 17 Mei 2026, capaian CKG di Jawa Tengah telah menjangkau 8.810.798 orang atau 22,91 persen dari total penduduk.

E
Tim Redaksi
Penulis: Eko Yulianto
📰 Update Terbaru