unique visitors counter
⌂ Beranda News KSP Pastikan Negara Kawal Pelindungan Pekerja Migran Indonesia

KSP Pastikan Negara Kawal Pelindungan Pekerja Migran Indonesia

KSP Pastikan Negara Kawal Pelindungan Pekerja Migran Indonesia
A A Ukuran Teks16px

Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn. ) Dudung Abdurachman menegaskan komitmen pemerintah untuk mengawal ketat perlindungan calon pekerja migran Indonesia (PMI).

Hal ini disampaikan dalam acara Pencanangan Gerakan Nasional Migran Aman di Kantor Kementerian P2MI/BP2MI, Jakarta, Senin (18/5/2026).

>>> Menjaga Ketahanan Pangan dengan Menumbuhkan Cinta Bertani pada Generasi Muda

IN2

Dudung menyatakan bahwa negara akan mengawal seluruh proses yang dilalui PMI, mulai dari kesiapan, pemberangkatan, masa bekerja, hingga kepulangan ke Tanah Air.

Ia menekankan pentingnya pembekalan kompetensi agar tenaga kerja yang dikirim benar-benar siap dan berkualitas.

"Tidak serta merta kita memberangkatkan tenaga kerja begitu saja, tetapi betul-betul harus disiapkan dengan kemampuannya sehingga nanti di negara tujuan mempunyai kualitas dan bisa membanggakan bangsa," ujar Dudung.

in2

Perhatian Presiden terhadap Pekerja Migran

Dudung juga mengingatkan besarnya perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap nasib para pahlawan devisa.

Ia menjamin ke depannya tidak boleh ada lagi pekerja Indonesia di luar negeri tanpa perlindungan negara.

"Bapak Presiden sebelum jadi presiden saja sangat concern terhadap perlindungan tenaga kerja. Apalagi sekarang beliau sudah menjadi Presiden.

>>> BI Optimistis Rupiah Menguat Mulai Juli 2026 Seiring Penurunan Permintaan Valas

Saya akan memastikan sejauh mana perlindungan ini kepada masyarakat Indonesia di luar negeri," katanya.

Menteri P2MI, Mukhtarudin, menjelaskan bahwa Gerakan Nasional Migran Aman merupakan tindak lanjut arahan langsung Presiden. Gerakan ini menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam melindungi para pekerja.

"Perlindungan adalah perintah pertama yang diberikan Bapak Presiden kepada kami.

Itulah kami jabarkan, perlindungan dimulai dari sebuah gerakan bersama bagi masyarakat yang akan bekerja ke luar negeri," jelas Mukhtarudin.

Dudung menyoroti bahwa pengalaman dan keterampilan yang didapatkan di luar negeri diharapkan menjadi bekal untuk ikut mengembangkan negara saat para pekerja kembali ke Indonesia.

>>> Kapolda Metro Pastikan Integrasi CCTV Utamakan Privasi Warga

Ia juga menegaskan komitmennya untuk mengawal ketat seluruh proses yang dilalui calon pekerja migran, mulai dari tahap kesiapan, proses pemberangkatan, masa bekerja di negara tujuan, hingga saat mereka kembali ke Tanah Air.

R
Tim Redaksi
Penulis: Retno Widyawati
📰 Update Terbaru