unique visitors counter
⌂ Beranda News Pakistan luncurkan kampanye imunisasi polio untuk 19 juta anak

Pakistan luncurkan kampanye imunisasi polio untuk 19 juta anak

Pakistan luncurkan kampanye imunisasi polio untuk 19 juta anak
Tenaga kesehatan memberikan vaksin polio kepada anak di Pakistan
A A Ukuran Teks16px

Pakistan pada Senin (18/5) memulai kampanye vaksinasi polio subnasional yang menyasar 79 distrik berisiko tinggi. Sebanyak 19 juta anak di bawah lima tahun menjadi sasaran imunisasi ini.

Kementerian Kesehatan Pakistan menyatakan kampanye berlangsung selama sepekan, 18-24 Mei 2026. Pelaksanaannya dikoordinasikan oleh Pusat Operasi Darurat Nasional untuk Pemberantasan Polio.

>>> Pemkot Jakpus Pastikan Stok Gas 3 Kg Aman dan Sesuai HET

IN2

Lebih dari 160.000 petugas garda depan diterjunkan untuk memberikan vaksin polio oral secara door-to-door. Mereka akan menjangkau anak-anak di empat provinsi dan ibu kota Islamabad.

"Lebih dari 160.000 pekerja garda depan yang terlatih akan dikerahkan ke berbagai wilayah di penjuru negeri.

Mereka akan mendatangi rumah-rumah guna memastikan setiap anak yang memenuhi syarat dapat menerima perlindungan yang sangat penting bagi keselamatan jiwa ini," demikian pernyataan kementerian.

in2

Pakistan mencatat kemajuan signifikan dalam pemberantasan polio selama tiga dekade terakhir.

Angka kasus tahunan menurun drastis dari lebih dari 20.000 pada awal 1990-an menjadi 31 kasus pada 2025.

>>> 8 Terdakwa Korupsi LPEI Diduga Rugikan Negara Rp992,82 Miliar

Pada tahun ini, hanya tiga kasus polio terkonfirmasi yang dilaporkan sejak Januari.

Meski begitu, otoritas kesehatan memperingatkan virus masih beredar di beberapa daerah, terutama di kalangan pelancong dan populasi berisiko tinggi.

Kampanye vaksinasi berulang dinilai sangat diperlukan untuk mencegah penularan lebih lanjut. Upaya ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk memberantas polio sepenuhnya dari Pakistan.

Kampanye ini memberikan imunisasi kepada anak-anak di empat provinsi Pakistan serta di ibu kota Islamabad sebagai bagian dari upaya intensif untuk memberantas virus polio dari negara tersebut.

>>> Kementerian PKP dan Kemenbud Revitalisasi 3.500 Rumah Adat

Otoritas kesehatan memperingatkan virus masih beredar di beberapa daerah, terutama di kalangan pelancong dan populasi berisiko tinggi.

R
Tim Redaksi
Penulis: Retno Widyawati
📰 Update Terbaru