Di AS, Trump dan pemerintahannya berulang kali menekankan pentingnya mempertahankan keunggulan AI atas China. "Siapa pun yang memenangkan AI, menang," kata Trump kepada wartawan pada Minggu.
AS menuduh pengembang AI China melakukan apa yang disebut "distilasi skala industri," yaitu model AI dilatih untuk meniru kemampuan model yang lebih kuat.
Pekan lalu, Anthropic juga menuduh startup China DeepSeek dan Moonshot mengarahkan sejumlah permintaan pengguna mereka ke model Claude miliknya.
Dalam laporan pemerintah paling komprehensif sejauh ini, FBI, National Security Agency, dan Cybersecurity and Infrastructure Security Agency pada 8 September menyebut pengembang AI China mengekstraksi kemampuan dari sebagian model AI paling maju di AS melalui "aktivitas distilasi yang agresif, jahat, dan bertarget."
Beijing menolak tuduhan itu dan menyatakan distilasi lazim digunakan banyak perusahaan AI. China meminta AS menahan diri dari "tuduhan tak berdasar" dan menuduh AS mengejar "monopoli industri AI."
Distilasi adalah teknik standar di industri AI, tetapi lembaga AS melontarkan tuduhan lebih spesifik bahwa perusahaan China memakai akses tidak sah dan metode lain untuk mengekstraksi kemampuan terbatas dari model frontier Amerika, kata Lizzi C.
Lee, fellow di Asia Society Policy Institute's Center for China Analysis.
"Ini masih tuduhan yang diperdebatkan saat ini, tetapi implikasi strategisnya sudah penting," katanya.
AS telah menghabiskan banyak energi mengendalikan input ke AI frontier, terutama chip.
Namun kini "tampaknya akhirnya menyadari bahwa mereka mungkin juga harus memikirkan output AI frontier sebagai bentuk transfer teknologi," kata Lee.
"Laboratorium AS menghabiskan komputasi luar biasa untuk mendorong frontier. Tetapi pengembang China bisa belajar dari sistem itu," ujarnya.
"Dan perusahaan China kemudian bisa merilis model open-weight yang sangat mumpuni dan menyebar secara global."